Inspektorat Aceh Tenggara Gelar Sidang Ekspos Usai Audit Dana Desa Telaga Mekar

0
79

Aceh Tenggara, radar-x.net – Menindak Lanjuti Permintaan Polres Aceh Tenggara, Inspektorat melakukan Audit Khusus terhadap Penggunaan Dana desa Telaga Mekar, Kecamatan Lawe Bulan tahun anggaran 2018 dan 2019.

Sidang ekspos yang dilaksanakan inspektorat dan menghasilkan LHP sementara Rp 360 juta lebih, antara Lsm Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPK-N) Aceh Tenggara dengan Kepala desa Telaga Mekar yang dihadiri Camat Lawe Bulan Supardi, S.STP, Perangkat desa dan tokoh masyarakat.

Dari hasil pantauan langsung pada saat sidang ekspos yang digelar Inspektorat Aceh Tenggara, Selasa (24/11/2020) di ruangan opprom inspektorat, antara lsm KPK-N dengan Kepala desa dan Perangkat desa Telaga Mekar Kecamatan Lawe Bulan Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam pemaparan dari beberapa aitem kegiatan desa Telaga Mekar tahun 2018 dan 2019, ditemukan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sementara Rp 370 juta lebih, namun dalam pembelian barang atau bahan bangunan pada kwitansi belanja barang di Toko Rizki, bersetempel, yang beralamat di desa telaga mekar, namun setelah dilacak pihak inspektorat toko bangunan di seputaran kecamatan lawe bulan dan kecamatan deleng phokisen tidak ada toko tersebut.

Baca Juga:  Gonjang Ganjing GUGATAN Pilkades Sukosari, Subhan: Kami Akan Terus Perjuangkan Hak Dan Kepentingan 'klien'

Pada kesempatan tersebut Jamli kepala desa telaga mekar, minta maaf karena ia baru menjabat kepala desa baru dua tahun, masih tahab belajar dan segala kelemahan dan kesalahan di perangkat desanya, karena segala kegiatan diserahkan pada perangkatnya, mungkin juga karena kurang pengawasan darinya.

Junaidi Ketua Lsm KPK-N Aceh Tenggara, usai sidang ekspos, pada radar-x.net, mengatakan, awalnya Lsm KPK-N melaporkan dugaan telah terjadi penyalahgunaan wewenang dan anggaran dana desa telaga mekar tahun 2018 dan 2019 ke Polres Aceh Tenggara, untuk mengetahui kerugian dana desa Polres aceh tenggara meminta Inspektorat selaku APIP untuk melakukan Audit khusus.

Photo, Sidang Ekspos Yang Digelar Inspektorat Aceh Tenggara.

Camat Lawe Bulan Supardi, S.STP, dikesempatan tersebut juga menegaskan, pengelolaan dana desa harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dalam pengelolaan dana desa harus berasas transparan, akuntabel, partisipatif serta tertip dan disiplin anggaran, menyangkut HOK tidak boleh diborongkan, camat meminta libatkan masyarakat dalam pekerjaan, sehingga dapat memperdayakan ekonomi masyarakat desa.

ABD. Kariman, S.Pdi selalu Inspektur Inspektorat Aceh Tenggara di akhir sidang ekspos menyampaikan fungsi tugas inspektorat selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), pengawasan dan pembinaan serta selaku auditor yang ditunjuk oleh Pemerintah, dan juga meminta kepada kepala desa serta perangkat dalam pengelolaan dana desa harus mengikuti aturan yang berlaku dan saling bekerja sama untuk membangun desa. (RH)

Baca Juga:  Kepala Sekolah SMAN Kota Banyuwangi Bungkam Dikonfirmasi Dugaan Pungli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.