Tradisi Turun Temurun Umat Islam Dalam Memperingati Bulan Maulid Disambut Meriah

0
43

SAMPANG, radar-x.net – Bulan Rabiul Awal tahun Hijriyah merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sehingga disambut penuh meriah dan dimeriahkan oleh Umat Muslim di seluruh Nusantara dan Dunia.

Dalam menyambut bulan kelahiran Nabi Mumammad SAW, banyak cara dan beraneka macam makanan yang disajikan serta membacakan Sholawat Nabi bersama-sama.

Dari penelusuran awak media radar-x dilapangan, warga desa Sogiyan dan sekitarnya sebagian sudah mulai merayakannya meski bulan Robiul Awal masih belum tiba. (Istilah Orang Madura “a Mulod”,-red).

Sedang acara “a mulod” adalah mengundang Famili, Keluarga dan Tetangga dalam suatu acara membacakan Sholawat Nabi bersama dengan dan dipimpin Tokoh Agama atau Kiai dan Habib, yang disediakan hidangan-hidangan yang istimewa.
Ada juga yang memeriahkannya bulan Maulid dengan mengundang warga se-kampung bahkan se-desa hingga ke desa sebelah.

Terpantau, Minggu pagi 11/10/2020, salah satu warga didesa merayakan dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan mengundang ratusan Warga dan para Kiai serta Habaib.

Buidi salah satu Warga desa Sogiyan saat dikonfirmasi oleh media ini mengatakan, kalau dirinya dan Warga desa Sogiyan setiap tahun merayakan peringatan Maulid Nabi.

Baca Juga:  Bupati Batu Bara Sambut Kedatangan Rombongan DPRD Sumut Di Aula Rumah Dinas

“Ya betul mas…! Setiap tahun saya mengundang tetangga dan Kiai untuk melantunkan Shoalwat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Sementara salah satu Tokoh Kiai sebut saja Ki Ajeng Prayogo menambahkan, kalau dirinya selalu menjadi pemimpin dalam membaca Sholawat saat acara Maulid Nabi. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.