Tidak Pernah Mendatangkan Saksi Di PTUN, Sengketa RS Muhammad Zyn Akan Menemukan Titik Terang

0
45

SAMPANG, radar-x.net – Gugatan dari Salim Cs terus bergulir yang merupakan Kasus sengketa tanah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Zyn Sampang, dimana tergugat BPN Kabupaten Sampang Madura – Jawa Timur.

Didampingi kuasa hukumnya, Salim Cs. Mendatangi PTUN untuk sidang, Selasa (06/10/2020). Namun sidang kali ini ditunda hingga pada Selasa, 13/10/2020 mendatang, yang merupakan pembacaan kesimpulan.

Sebelumnya Hakim Ketua Andri Swasono mengatakan, bahwa PTUN sudah empat kali mengundang Pemkab Sampang untuk memberitahukan bahwa ada gugatan dari warga Sampang terhadap salah satu aset di Kabupaten Sampang ialah BPN Sampang, terkait pengeluaran sertifikat hak pakai tanah Rumah Sakit Muhammad Zyn. Namun undangan tersebut tidak pernah dipenuhi oleh pihak Pemkab Sampang.

“Selain itu, Hakim Memberitahukan bahwa sejak sidang digelar di PTUN ada salah satu kuasa hukum dari tergugat sampai saat ini tidak menandatangani surat kuasanya.” Ungkap Andri.

Sementara, pengakuan dari kuasa hukum pihak tergugat, pihaknya meminta pada Pemda Sampang untuk mendatangkan Lurah, tetapi tidak ada jawaban.

Arif Sulaiman SH. Kuasa hukum dari penggugat mengatakan, kalau selama persidangan di PTUN digelar, mulai dari awal sampai akhir persidangan bahwa pihak tergugat tidak bisa mendatangkan saksi.

“Nah…! Kalau dipersidangan baik penggugat maupun tergugat jika tidak bisa mendatangkan saksi, itu berarti sudah ada kejanggalan.” Kata Arif.

Arif menambahkan, padahal dalam dalil-dalil hukum disatu acara persidangan, saksi adalah suatu bukti yang kuat.

Dikatakannya, bahwa dalam kasus ini pihaknya akan diperjuangkan terus kasus sengketa tersebut. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.