Prawita GENPPARI Dukung Komunitas Petani Anggur Tasikmalaya

0
45

TASIKMALAYA, radar-x.net – Masyarakat Indonesia sesungguhnya merupakan masyarakat yang kreatif dan produktif. Hanya perlu sedikit dorongan motivasi yang disesuaikan dengan bidang peminatan masing-masing, maka akan lahir berbagai ide, terobosan dan inovasi super kreatif.

“Kita yakin bahwa suatu saat Indonesia mampu menjadi negara mandiri dengan swasembada berbagai komoditi agro. Lihat saja berbagai tanaman yang selama ini diidentikan hanya tumbuh di negara tertentu saja, ternyata kini banyak dibudidayakan di tanah air dan dinyatakan berhasil. Oleh karenanya sebagai sebuah bangsa, kita harus selalu optimis memandang masa depan. Namun tentu harus dibarengi oleh kesungguhan dalam ikhtiar dan do’a agar Alloh Yang Maha Kuasa senantiasa meridloi setiap usaha kita. Aamiin YRA.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi ketika mengunjungi pusat budidaya tanaman anggur di Tasikmalaya, Minggu (25/10/2020).

Buah anggur merupakan buah yang berasal dari tanaman perdu merambat yang masuk kedalam famili vitaceae. Buah anggur dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah, dan memiliki banyak variant warna seperti merah, ungu, kuning, hijau, dan lainnya. Buah ini banyak mengandung senyawa yang berperan aktif dalam proses metabolisme tubuh dan mampu mencegah sel kanker dan penyakit lainnya. Juga mengandung senyawa metabolit sekunder yang dapat berperan sebagai antioksidan.

Oleh karenanya, Prawita GENPPARI sebagai organisasi tempat berhimpunnya para pegiat pariwisata Indonesia tentu sangat mendukung tumbuh berkembangnya para petani anggur di Tasikmalaya ini. Hal ini sesuai dengan konsep dasar wisata edukasi 4P, yaitu wisata dalam bidang Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Peternakan.

“Apalagi buah anggur ini memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga basis pengembangan konsepnya tidak sekedar berorientasi pada buah saja tetapi juga pada wisata edukasi dalam melakukan budidaya tanaman anggur. Dengan melihat buahnya saja bisa membuat senang dan bahagia, dan ini tentu bagian dari konsep dasar kepariwisataan.” Ujar Dede.

Pada kesempatan tersebut, Dede terus menyemangati dan memotivasi seluruh petani anggur yang tergabung dalam Komunitas peng-Anggur-an Tasikmalaya. Komunitas ini merupakan wadah/sarana untuk mempererat tali silaturahmi sesama penghobi budidaya tanaman anggur dengan di dasari rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang erat sesuai dengan slogan ”Ngahiji ku Sahobi”.

Hal ini disampaikan oleh Ii Arief Iskandar selaku Ketua Komunitas yang didampingi oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota lainnya. Sementara Tim dari DPP Prawita GENPPARI juga didampingi oleh Ketua dan Sekretaris DPD Prawita Genppari KabupatenTasikmalaya, yakni Kang Rizal dan Kang Ridlo.

Prawita Genppari bersama komunitas Pang-Anggur-an Tasikmalaya

Dengan adanya komunitas tersebut, maka petani anggur yang tadinya hanya mengenal satu jenis tanaman Anggur, sekarang mulai mengenal berbagai varian Anggur lainnya. Tentu masih banyak tantangan sekaligus peluang yang prospektif ke depannya, apalagi jika bisa melakukan panen anggur secara bersamaan, seperti panen raya. Tentu akan menjadi daya tarik sendiri, terlebih dipoles dengan konsep jual anggur petik sendiri. Jadi masih banyak diperlukan sosialisasi dengan konsep wisata edukasi budidaya tanaman anggur untuk mempercepat sebaran dan luasan wilayah pertanian anggur sehingga menjadi salah satu komoditas unggulan Tasikmalaya.

“Dalam teknis pelaksanaannya, kerjasama dan dukungan dari Dinas Pertanian setempat tentu sangat diperlukan sehingga mampu mengelaborasi teori dan pengalaman sehingga hasilnya bisa lebih maksimal.” Pungkas Dede ketika berada di sekretariat komunitas Jl Rancamaya no 36 B Cicantel Tamansari. Kota Tasikmalaya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.