Warga Mengeluh Tarif PDAM Meroket, Gabungan Aktivis Omben: Perlu Ditelusuri

0
50

SAMPANG, radar-x.net – Mahalnya tarif pembayaraan air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dibayar oleh konsumen sampai saat ini masih menjadi keluhan. Pasalnya, konsumen harus mengeluarkan biaya yang cukup fantastik mulai dari Kisaran Rp.100 ribu hingga mencapai nominal Rp. 700 ribu lebih.

Berdasarkan fakta dan hasil penyisiran awak media radar-x dilapangan, tarif yang dikenakan pada warga (Konsumen) bervariatif, konsumenpun merasa kecewa dan mengeluh dengan tarif yang diduga asal catat. Kamis, 17/09/2020.

H. Pardi warga desa Sogiyan, Kecamatan Omben, salah satu konsumen PDAM Sampang mengeluh karena tarif pembayaran air PDAM nya cukup mahal, dengan harus membayar pada loket pembayaran dengan nominal Rp. 700 ribu lebih.

“Ya betul mas…! Saya sudah bayar untuk bulan ini, dan saya tidak pernah nunggak dalam pembayarannya, Rp. 700 ribu lebih itu untuk bayar bulan ini saja, bukan dua bulan lebih,” kata H. Pardi pada awak media radar-x.net.

Sementara, H. Sujai salah satu aktivis dari media Target mengatakan, akan berusaha untuk mencari tau kenapa belakangan ini tarif Air di PDAM kok mahal.

Baca Juga:  Merasa Hak Jawab Tak Digubris Kades Bontosunggu Curhat

Secara terpisah, Amin Rais Aktivis Mahasiswa sangat mendukung gerakan teman-teman aktivis, demi Masyarakat/Warga Kecamatan Omben.

“Mari secepatnya kita bergerak, agar masalah ini tidak menjadi perbincangan bublik.” Tegas Amin.

Hingga berita ini diturunkan, agar pemerintah juga tau dengan kondisi dilapangan. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.