Proyek Milyaran Diduga Kuat Dikerjakan Asal-asalan, “PT Anugrah Karya Bersama Persada Punya Aturan Sendiri”

0
80

AGAM, radar-x.net – Proyek yang di kerjakan PT Anugrah Karya Bersama Persada, tentang peningkatan jalan, yang lokasinya tersebar di kabupaten Agam, tampaknya diduga dikerjakan tidak sesuai spek.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 4.722.988.000,00 (inc.ppn 10%) dari APBD tahun 2020, dengan nomer kontrak 2.2.08/P.III/DPUTR-AG/V.2020, dikerjakan dengan asal-asalan. Saat ini mendapat sorotan miring dari beberapa warga setempat, dimana proyek tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai spek dan tidak mempunyai mutu.

“Saat kami cross cek dilokasi pekerjaan Rabu ( 2/9/2020 ), kami menemukan sebahagian kondisi pasangan batu yang tidak menyatu dengan adukan semen dengan sangat mudahnya lepas, sementara proyek tersebut sudah berjalan lebih dari 50% dan berjalan sudah tiga bulan.

Pihak PT. Anugrah Karya Bersama Persada saat di temui untuk dimintai keterangan mengenai seputar pelaksanaan pekerjaan, kepala pelaksana Zulhendrizal menyatakan, “kerja kami sesuai dengan spek dan untuk adukan semen dan pasir kita pakai takaran gerobak dan kami memiliki aturan lapangan sendiri tidak memakai aturan yang sudah ditetapkan dari pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, yang kami temukan bukannya kondisi adukan semen dan pasir saja yang bermasalah dan pasangan batu yang asal-asalan atau tidak sesuai dengan spek bahan matrialnya pun kami duga tidak sesuai spek.

Sedangkan, fungsi dari konsultan pengawas pekerjaan tidak jalan alias kurang kontrol sehingga terkesan adanya persengkokolan yang mengakibatkan pembiaran mutu dari pekerjaan sangat jelek. Ditambah lagi kami menemukan beberapa bagian pekerjaan seperti pengadukan semen dan pasir tidak pakai alat bantu atau secara manual. Padahal yang diaduk begitu banyak, dan bahan bakunya kualitasnya pun sangat buruk.

Sampai berita ini di terbitkan, kami belum terhubung untuk mengklarifikasi atau konfirmasi ke pihak yang terkait terutama ke Dinas PUPR Kabupaten Agam sendiri dan kita akan pertanyakan juga ke PPK apa pekerjaan ini disengaja dibiarkan tanpa ada pengawas dari pihak pemerintahan dan kami dari media akan mengikuti atau kontrol sosial sampai pekerjaan ini selasai. (Eno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.