Groundbreaking The Maj Residence di Tengah Polemik Warga Margajaya Bekasi Selatan

0
33

KOTA BEKASI, radar-x.net – Apartemen “The MAJ Residences – BEKASI” yang berlokasi di Jl. Kemakmuran Nomor 65, Margajaya Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi – Jawa Barat, menggelar Ground Breaking ditengah-tengah polemik dengan Warga RT.03, RT.04, dan RT.05/RW.05 dan RT.04/RW.04.

Pasalnya, seremonial pelaksanaan acara groundbreaking yang menandai dimulainya pembangunan tahap pertama apartemen The MAJ Residences Bekasi tersebut digelar pada, Rabu (19/08/2020).

Berdasarkan keterangan warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa proses pembangunan proyek sejak awal diduga telah menimbulkan berbagai masalah. Diantaranya; Air bersih yang awalnya bisa diminum semenjak ada pembangunan The MAJ Residences air bersih sudah tidak bisa dikomsumsi. Sementara, Air saluran seperti tertahan tidak dapat mengalir ke saluran air (kali) Jalan Raya Kemakmuran, jalan kavling juga diduga masih milik warga.

Selain itu, warga juga mengeluhkan akses jalan The MAJ Residences yang ditinggikan. Sedangkan jalan rumah warga menjadi rendah, sangat beresiko Banjir. Saat ini, warga masih menunggu kesepakatan Harga KJPP (dari tim Apprisial).

Seperti diketahui, pembangunan apartemen ini merupakan kolaborasi antara The MAJ Group bersama dengan perusahaan asal Jepang, Leopalace21, dan juga PT Central Graha Sejahtera.

The MAJ Residences Bekasi menawarkan apartemen dengan fasilitas yang beragam dan dirancang untuk memanjakan generasi milenial di antaranya, Zen Garden, Game Room, Olympic-size Swimming Pool, Sky Lounge, Co-working Space, Sky Garden Space, Children Playground, Gym, Jogging Track dan masih banyak fasilitas pendukung lainnya, dan pembangunan apartemen dilakukan dalam dua tahap.

Dengan dimulainya pembangunan proyek ini menjadi tahapan penting bagi perseroan ditengah-tengah kondisi pandemi covid-19 yang belum diketahui pasti kapan berakhir.

“Di masa pandemi Covid-19 ini tentunya sangat berdampak pada kondisi ekonomi secara Nasional di Indonesia, termasuk sektor properti,” kata Juanto Salim selaku President Director The MAJ Residences Bekasi.

Terkait perizinan pembangunan pun, Juanto menjelaskan sudah masuk. Sedangkan adanya gejolak dengan warga hal tersebut dianggapnya masih wajar. “Tak perlu tanda-tanda yang lain, karena izinnya sudah ada semua. Ya cuma wajarlah dengan warga, dipikir apalah artinya wajar adanya keberatan dari warga,” ujarnya.

Juanto dalam penuturannya mengungkapkan pihaknya telah merealisasikan prasarana kepentingan umum. “Dengan bikin jalan, membuat saluran air yang telah terlaksana. Apalagi jalanan kan bukan jalanan kita, ini kan jalanan kita pakai sarana Pemkot,” ungkapnya.

Ironisnya, sangat disayangkan sikap kurang patut terjadi. Disaat wawancara tengah berlangsung, tiba-tiba dihentikan oleh seorang penanggung jawab event Organizer (EO) The MAJ Residences Bekasi. (Maharani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.