Enam Pelaku Dari Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur, Hanya Satu Yang Terbukti

0
35

SAMPANG, radar-x.net – Jajaran Polres Sampang dalam mengungkap kasus pencabulan anak dibawah umur yang menimpa “Mawar” nama Samaran (14 th), warga desa Bringin Nunggal Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura – Jawa Timur, sampai saat ini Polres Sampang masih belum bisa menetapkan para tersangka yang lain.

Pasalnya, kasus pencabulan tersebut pelaku tercatat enam Orang. Ironisnya, hingga saat ini Polres Sampang belum bisa melakukan penangkapan terhadap sisa para pelaku pencabulan tersebut.

Berdasarkan informasi kejadian yang menimpa Mawar sudah hampir 9 bulan berjalan, dan hanya satu pelaku saja yang ditangkap bahkan ditetapkan sebagai tersangka dan sudah menajalani proses sidang dan sudah divonis oleh Pengadilan.

Maka dari itu orang tua korban yang didampingi aktivis peduli perempuan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang mempertanyakan tindak lanjut kasus tersebut ke Polres Sampang. Senin, 07/09/2020.

“Kedatangan kami bersama orang tua korban yaitu untuk mempertanyakan dan meminta kejelasan dalam menindaklanjuti kasus pencabulan terhadap (Mawar),” kata Raudhatul Jannah, Ketua Kopri PC PMII Sampang.

Raudhatul Jannah menjelaskan, bahwa kasus yang dialami Mawar sudah berjalan 9 bulan, namun sampai saat ini pelaku belum tertangkap semua sehingga Polres Sampang terkesan kurang serius dan lamban dalam menangani kasus yang menghancurkan masa depan korban.

“Pengakuan dari pihak kepolisian, ada miskomunikasi saat melakukan penangkapan terhadap para pelaku di Pamekasan, dan mengaku diusir oleh keluarga pelaku,” ucapnya dihadapan para awak media.

Hal senada disampaikan oleh Orang tua Korban, padahal sudah 9 bulan kejadiannya. “Kenapa sampai saat ini dari sisa para pelaku dari perbuatan keji itu belum tertangkap semua?,” kata orang tua korban sembari menangis didepan para awak media.

Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang Aiptu Sujianto saat dikonfirmasi mengaku, sebelumnya telah melakukan upaya paksa penangkapan dirumah pelaku di Kabupaten Pamekasan. Namun, hanya satu yang berhasil ditangkap.

“Sementara identitas pelaku yang lain sudah kami kantongi dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Sujianto diruang unit PPA Polres Sampang.

Pihaknya menegaskan akan terus melakukan pencarian dan upaya penangkapan terhadap para sisa pelaku. Dari keterangan korban, kata Sujianto, korban hanya mengenal empat orang dari seluruh pelaku, yakni F, D, E dan D.

“Untuk pelaku yang berinisial F sudah ditangkap, ditetapkan tersangka bahkan sudah divonis Pengadilan. Terkait kasus pencabulan anak ini tidak diberhentikan, tapi akan tetap kami tindak lanjuti dan akan dilakukan upaya penangkapan paksa. Bahkan, terakhir kami telah melakukan pengejaran ke Bekasi,” terangnya. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.