Mahasiswa UMM Edukasikan Penyemaian Tanaman Hidropik Untuk Meningkatkan Gizi Kesehatan Masyarakat

0
84

SAMPANG, radar-x.net – Teknik penanaman hidroponik merupakan sistem bertani modern dengan teknik bercocok tanam yang ramah lingkungan, serta sayuran yang ditanam dengan hidroponik karena lebih sehat dan aman dikonsumsi.

Dari hasil penelusuran media radar-x dilapangan, Program perkembangan metode penanaman hidroponik di masyarakat memang tidak mengalami perkembangan yang sangat pesat, karena masih ada beberapa orang merasa ragu untuk menerapkannya karena khawatir dengan kuantitas hasil panennya.

Menanggapi hal itu, Mahasiswa Tim Pengabdian Masyarakan Kelompok 9 Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2020, yang diampu oleh Ririn Harini S.Kep, Ns.M.Kep, menggelar sosialisasi pengedukasian pada masyarakat tentang teknik budidaya sayuran dengan metode hidroponik.

Tim yang dikomandoi Ririn Harini itu bersama masyarakat setempat telah melakukan pematangan tentang Penyamaian Hidropik yang di gelar pada Senin yang lalu tepatnya pada 10/8/2020, bertempat di Posko PMM Dusun Asemkerrep desa Gulbung Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang, Madura – Jawa Timur.

“Mereka telah mensosialiasikan bagaimana cara penyemaian benih, penanaman bibit dan cara pemeliharaan tanaman hidroponik hingga panen.” Ucap Ririn.

Terpantau, bahwa penyuluh juga memberikan kesempatan pada peserta untuk mempraktikkan langsung cara membuat tanaman hidroponik tersebut.

Dalam pelaksanaan penyuluhan tersebut hanya 10 orang saja yang diperbolehkan ikut, karena mengingat disampang masib warna merah, kita harus laksanakan imbauan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid 19.

Sementara Lailiyatul Amalia Koordinator PMM UMM Sampang mengatakan, bahwa diadakannya sosialisasi budidaya tanaman dengan metode hidroponik secara garis itu, besar dilatarbelakangi karena inisiatif membantu masyarakat desa Gulbung agar tetap produktif di tengah wabah global adanya pandemi Covid-19.

“Dengan adanya hasil dari sayuran hidroponik sendiri masyarakat bisa mengkonsumsi dari metode hidroponik itu sendiri, yang tentunya lebih steril dan sehat sehingga saat dikonsunsi dapat meningkatkan imunitas tubuh jadi lebih sehat dan dapat terhindar dari paparan virus,” jelas Laili.

Pihaknya setelah menggelar penyuluhan, tim PMM UMM Sampang Kelompok 9 mendampingi masyarakat mempraktikan langsung dalam mengelola tanaman dengan teknik hidroponik.

Faiz, salah satu peserta penyuluhan mengatakan, kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat Dusun Asemkerrep terkait pengelolaan tanaman secara hidroponik.

“Ini sungguh sangat membantu masyarakat dalam pengelolaan tanaman karena metode menanam hidroponik ini belum pernah dilakukan oleh masyarakat khususnya bagi desa Gulbung. Ini merupakan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat sekali secara di desa kami mata pencaharian masyarakat adalah betani,” ungkapnya. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.