Akan Dibentuknya Desa Tangguh Oleh Kapolres Sampang, Ini Harapan Kapolsek Omben

0
81

SAMPANG, radar-x.net – Kapolres Sampang AKBP. Abdul Hafidz, SIK., M.Si, menggelar rapat internal kepolisian dalam pematangan program tentang rencana akan dibentuknya desa Tangguh Anti Narkoba (DTAN) untuk lima Kecamatan se-kabupaten Sampang, Madura – Jawa Timur.

Bardasarkan informasi dilapangan dari lima kecamatan dimaksud, diantaranya Kecamatan Banyuates, Kecamatan Ketapang, Sokobanah, Kecamatan Robatal dan Kecamatan Omben, dengan harapan tidak adalagi Peredaran Barang Haram di masyarakat. Sabtu, 29/08/2020.

Dalam giat tersebut, AKBP. Abd. Hafidz SH.M.Si, bersinergi dengan Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang, semua Kapolsek Jajaran Polres Sampang, dan ASN Polres Sampang dalam mempersiapan segala kebutuhan untuk target pembentukan desa Tangguh Anti Narkoba.

Tidak hanya itu, AKBP. Abd. Hafidz sebagai pimpinan rapat dalam agenda memberikan kesempatan dan masukan kepada para peserta rapat tersebut.

Dalam hal ini Kapolres Sampang mengatakan, untuk memerangi dan menghentikan peredaran Narkoba, tidak hanya tugasnya Polisi saja, melainkan semua elemen masyarakat harus memiliki peran ikut serta kesadaran untuk memeranginya, guna memutus mata rantai penyalahgunaan Narkoba diwilayah Hukum Polres Sampang.

“Kita harus membangun Komitmen bersama segenap elemen masyarakat mulai dari Habaib, Ulama, Umaro, Tokoh Masyarakat, LSM, wartawan hingga masyarakat sendiri harus sepakat untuk berperang melawan Narkoba.” Ucap Kapolres.

“Kalau kita bisa menyatukan Persepsi bersama, dengan semua Pilar di kabupaten Sampang, maka kami yakin sedikit demi sedikit, Kabupaten Sampang akan keluar dari Zona Merah Peredaran Narkoba,” jelasnya.

Sementara, Ipda Andrik Soejarwanto SH. Kapolsek Omben, usai mengikuti rapat memgatakan, pihaknya sangat setuju dengan program yang sedang direncanakan oleh Kapolres Sampang.

Ipda Andrik berharap, semoga dengan dilaksanakannya program fesa Tangguh Anti Narkoba dikecamatan Omben, diharapkan mampu mengurangi peredaran barang harang tersebut tidak ada lagi adanya praktek transaksi.

“Jajaran polsek Omben selalu siap dalam melaksanakan kewajiban sebagai pengayom masyarakat. Selain itu selalu memberikan pemahaman pada Masyarakat Omben terkait hal-hal yang berdampak negatif pada Masyarakat.” Tutup Andrik. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.