Tidak Adanya Sarana Ibadah, Pengadilan Agama Sampang Disorot Papeda

0
44

SAMPANG, radar-x.net – Pengadilan Agama (PA) merupakan Pengadilan Tingkat Pertama yang bertugas memberikan jawaban yang pas dalam mengadili dan memutuskan perkara dalam sengketa perkawinan.

Dari banyaknya perkara yang masuk ke meja ruang Kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sampang, yang berada di Jl. Jaksa Agung Suprapto no. 86 Kelurahan Gunung Sekar Sampang Jawa Timur, sehingga para pengunjung dan peserta sidang harus memakan waktu yang cukup lama. Terkadang mereka harus melaksanakan Ibadah di tempat (Kantor PA).

Dari pantauan media di lapangan, para pengunjung dan peserta sidang harus rela melaksanakan sholat di tempat lain dan juga rela duduk di lantai teras kantor pengadilan negeri sampang. Senin, 20/08/2020.

Pasalnya, Sarana Ibadah dan fasilitas umum lainnya dikantor tersebut kurang memadai, termasuk ruang tunggu pengantar dan tempat parkir, sehingga motor yang diparkir terkesan amburadul.

Badrus Sholeh Rudin SH. Ketua Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) saat ditemui oleh media radar-x di kantornya mengatakan, pihaknya sangat prihatin melihat para pengunjung dan pendaftar di Pengadilan Agama Sampang. Seperti, harus duduk dilantai kantor laksana antrian sembako.

Selain itu, Badrus Sholeh juga sangat menyayangkan jika Pengadilan Agama tidak punya Sarana Ibadah, padahal yang namanya kantor atau instansi yang behubungan dengan keyakinan. Seharusnya tempat ibadahnya itu harus lebih di prioritaskan.

“Ini kan lucu, masak Pengadilan Agama Sampang yang seluas itu tidak ada tempat ibadahnya, lantas mereka harus sholat dimana?, keluh Badrus.

“Itu lagi…! kata Badrus, Bagaimana kalau ada kunjungan dari Pengadilan Agama Provinsi Kawa Timur atau ada Sidak oleh Bupati, apa tidak malu kalau parkir motornya masih berantakan seperti itu, persis seperti kapal pecah,” kesalnya.

“Jadi, Kami sangat berharap kepada pihak-pihak terkait, sesegera mungkin untuk memfasilitasi adanya sarana Ibadah dan fasilitas lainnya, demi kemajuan dan keindahan Kabupaten Sampang.” Tandas Badrus.

Sementara Kepala Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sampang Khotijah kepada media mengatakan, permohonan maaf atas fasilitas yang kurang memadai di Kantor pengadilan Agama.

“Mohon maaf mas…! Atas fasilitas yang kurang memadai di Kantor Pengadilan Agama Sampang ini.

Meskipun Kantor Pengadilan Agama ini luas, Tapi saya pun merasa sedih ketika melihat para peserta sidang dan pengantar terlantar seperti yang ada diluar itu,” kata Khotijah.

“Semestinya mereka itu, santai ditempat khusus dan layak biar tidak morad-marid. Kondisi ini sudah saya ajukan ke Bupati Sampang dan Mahkamah Agung (MA), untuk segera dibangunankan Musholla, serta Tempat duduk bagi kerabat pengantar peserta sidang.” Pungkasnya. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.