Tampa Nomor Kontrak, DPC LSM KPKN Soroti Plank Proyek Rehab Sarana Air Bersih TPI

0
65

BATU BARA, radar-x.net – Proyek sarana air bersih TPI Tanjung Tiram tahun 2020 dengan pagu anggaran Rp 175.000.000 selaku penyedia CV Has-Syifah diduga minim pengawasan dan informasi. Proyek tersebut bersumber dari dana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara tahun 2020.

Pasalnya, dibalik pekerjaan tersebut, pihak pelaksana diduga tidak mencantumkan nomor kontrak dan jangka waktu pelaksanaan pengerjaan rehab sarana air bersih TPI Tanjung Tiram tersebut.

Atas dugaan minimnya pengawasan tentu menimbulkan tanda tanya. Ironisnya, Pengerjaan rehab sarana airbersih TPI Tanjung Tiram itu dibiayai oleh uang negara dan terkesan ada yang ditutup-tutupi oleh pihak pelaksanaan.

Menurut Ketua DPC LSM Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPKN) kabupaten Batu Bara M. Hamdani Batu Bara didampingi Sekretaris Erwanto kepada radar-x.net, Rabu (22/07/2020) mengatakan, bahwa Papan nama tersebut diantaranya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek.

“Tidak dicantumkannya nomor kontrak pada plank papan nama proyek tersebut bukan hanya bertentang dengan Perpres. Tetapi juga tidak sesuai dengan semangat transparansi yang dituangkan pemerintah dalam undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),” kataHamdani.

Baca Juga:  Pengadaan Pakaian Di SMPN 05 Kerinci Kanan Diduga Ajang Perkaya Diri

M. Hamdani juga menyebutkan, peraturan presiden (Perpres) Nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perpres Nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa.

“Kalau kita lihat dari Plank yang ada sekarang ini, ada beberapa poin yang tidak dipenuhi oleh pemilik proyek, diantaranya, siapa pengawas dan Nomor kontrak tidak di cantumkan, dengan begitu publik tidak tahu dari Dinas mana yang memiliki proyek itu serta anggarannya dari mana,“ cetusnya. (Ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.