Mulya Koto: Terima Kasih Kapoldasu, Irjend Pol Martuani Sormin Atensi Untuk Shilfia Beby Shagita

1
113

MEDAN, radar-x.net – Innalillahi Wa Inna ilaihi Rajiun. Telah berpulang ke pangkuan Tuhan Yang Maha Kuasa, Anak pertama dari Ketua Umum MPSU (Masyarakat Perduli Sumatera Utara) yang juga Ketua BAIN-HAM RI DPW Provinsi Sumatera Utara (Badan Advokasi Investigasi – Hak Asasi Manusia – Republik Indonesia) tepatnya pada Kamis, 9 Juli 2020 di Rumah sakit Bhayangkara, Medan.

Sebagaimana diketahui Mulya Koto, Laki-laki vokal dan dekat dengan media, LSM, ormas, serta aparat penegak hukum ini menaikan status di facebook tentang kepergian Putri tercintanya yaitu Shilfia Beby Shagita akibat sakit yang tak kunjung sembuh.Shilfia Beby Shagita lahir di Banda Aceh 14 Desember 2008 adalah anak pertama dari pernikahan Mulya Koto dan Asli Tarihoran yang merupakan kelahiran Sidikalang, dan adiknya Nadya Puspita Sari (11- November 2010).

Menurut Mulya Koto sosok Almarhumah adalah anak yang soleha, pintar, rajin belajar serta mempunyai paras wajah yang cantik ini sebelum masuk ruangan ICU di Rumah Sakit Bina Kasih masih bisa berbicara.

Baca Juga:  Pelaku Penganiayaan Terhadap Pensiunan Polri Kini Terungkap

“Shilfia Beby Shagita masih kuat menahan sakitnya yang enggak kunjung mampu diatasi oleh Rumah Sakit Bina Kasih sehingga harus di rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan,” kata Mulya Koto.

Setelah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, menurut Mulya Koto sempat dilakukan pemasangan ventilator, karena Almarhumah Shilfia Beby Shagita sempat henti jantung dan henti pernapasan.

Setelah berhasil penanganan tersebut, lanjutnya. Almarhumah Shilfia Beby Shagita sempat selamat, namun hasil obat yang masuk ke infus belum juga mampu menghentikan penyakitnya sehingga harus dipasang selang agar mampu menghentikan penyakitnya karena segala macam obat bisa masuk. Namun, lagi-lagi Nyawa Shilfia Beby Shagita tak mampu tertolong karena terus mengalami kejang-kejang akibat penyakit yang bersumber dari paru-paru, telinga sampai ke sarap otak dan terus mengalami kejang-kejang.

“Saya sebelumnya sudah minta atensi Bapak Kapolda Sumatera Utara, Irjend Pol. Martuani Sormin untuk kesembuhan anak saya Shilfia Beby Shagita, dan Sang Jenderal langsung merespon cepat,” beber Mulya Koto.

“Segala cara sudah dilakukan oleh pihak rumah sakit dan keluarga besar Koto dan Tarihoran. Namun Sang Pencipta lebih sayang sama Almarhumah Shilfia Beby Shagita sehingga harus menghembuskan napas terakhir pada Kamis 9 Juli 2020,” terang Mulya.

Baca Juga:  DPC MPSU Kota Medan Berikan Semangat Untuk Ketum MPSU Pasca Berduka

Sebelum menutup wawancara dengan Media, Mulya Koto mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara, Irjend Pol. Martuani Sormin, atas atensinya mulai anaknya Masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara sampai mengantarkan Almarhumah Shilfia Beby Shagita ke tempat istirahatnya terakhir yaitu di Sidikalang tempat keluarga besar Tarihoran. (Red)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.