Mencatut Nama KPK Nusantara, RTF Akan Dilaporkan Ke Pihak Berwajib

0
73

BANYUWANGI, radar-x.net – Keresahan beberapa pihak lembaga sekolah di Banyuwangi, dengan adanya oknum yang mengatas namakan Lembaga KPK Nusatara dan menakuti akan dilaporkanya dugaan kasus pelanggaran lembaga pendidikan masing-masing.

Hal tersebut yang dijadikan modus operandi warga Dusun Ringinmulyo RT.003 RW.004 desa Pesanggaran Kecamatan Pesanggaran Berinisial RTF.

Demikian di ungkap salah seorang Kepala Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Gambiran, Dengan tidak bersedia di publikasikan jati dirinya kepada sejumlah wartawan mengaku resah, belakangan diintimidasi RTF bersama rekan rekanya.

“Beberapa bulan yang lalu datang ke kantor menanyakan adanya penarikan biaya perpisahan, padahal kami tidak ada kegiatan tersebut, karena kita tahu di masa pandemi Corona kemarin,” ujarnya. Sabtu (25/07/2020).

Saking menghargai karena salah satu teman RTF dikenalnya, Kepala Sekolah tersebut memberikan akomodasi ketika sepulangnya pada saat di jawab tidak ada persoalan yang di maksud. “Namun parahnya kita merasa di jadikan ATM, mereka sering kesini meminta uang, bahkan dengan berbau alkohol untuk tambahan beli minuman keras, itupun dalam satu bulan sampai empat kali.” Jelasnya.

Baca Juga:  Spesialis Pembobol Rumah Mewah, Gasak Uang 900 Juta Rupiah

RTF Juga mengakui saat diinterogasi DPC KPK Nusantara Banyuwangi disalah satu Cafee, sontak kejadian itu membuat geram jajaran internal KPK Nusantara DPC Banyuwangi, sehingga melakukan klarifikasi dengan RTF.

Saat ditemui beberapa pengurus DPC KPK Nusantara Banyuwangi, awalnya RTF mengelak mengaku. Namun, setelah dipertemukan dengan pihak lembaga pendidikan yang bersangkutan serta ditanyai kartu identitasnya, RTF mengakui kesalahanya dan meminta maaf kepada anggota KPK Nusantara DPC Banyuwangi.

“Iya saya mohon maaf, saya mengaku salah telah mengatas namakan lembaga KPK Nusantara untuk kepentingan saya pribadi dan saya siap menanggung resiko hukum,” pinta RTF.

Sementara Ketua DPC KPK Nusatara, Indra Guna Purwadi mengatakan akan segera bertindak sesuai Kode etik lembaga dan tentu hal tersebut tidak bisa di toleransi, disamping perbuatan RTF sangat merugikan orang lain, dengan membawa nama lembaga KPK Nusantara. Hal itu menurutnya, telah mencoreng marwah lembaga.

”Apabila ada oknum mengatasnamakan Lembaga kami, Saya meminta kepada seluruh masyarakat, terutama semua instansi baik swasta ataupun pemerintahan, perusahaan dan stakeholder DPC KPK Nusantara Banyuwangi untuk langsung melaporkanya ke yang berwajib. Perlu diketahui, setiap nama anggota kami, selain di bekali ID Card dan surat tugas, mereka tercantum di website resmi.” Jelasnya.

Baca Juga:  Prestasi Kerja Kepala Pasar Raya Kota Solok Hernenti Saher

Sedangkan Dafid Firmansyah Selaku Sekertaris DPC KPK Nusantara Banyuwangi menambahkan, “apabila ada oknum-oknum mengatasnamakan lembaga kami dan melakukan tindakan melanggar hukum berharap untuk segera melaporkan kepihak berwajib ataupun kepada kami sesuai nomer Pengaduan yang tertera di www.kpknusantara.org,” tambahnya.
(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.