Melalui Pemdes Taddan, BPN Serahkan Sisa Serifikat Tanah

0
76

SAMPANG, radar-x.net – Penyerahan sisa sertifikat tanah oleh perugas Badan Pertanahan Negara (BPN) yang difasilitasi oleh Pemerintah desa Taddan pada Masyarakat yang telah mengikuti Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) di desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.

Terpusat di Balai desa Taddan Jl. Raya Kramat Agung desa Taddan Camplong penyerahan Sertifikat tanah berjalan sempurna dengan diawali seremonial dan secara simbolis, yang juga dihadiri oleh Pemerintah dan Perangkat Desa Taddan, Tokoh Masyarakat setempat, Petugus Kantor Pertanahan (BPN) Sampang, Banbinsa dan Bhabinkamtibmas serta Masyarakat setempat. Kamis, 23/07/2020.

Dari hasil informasi yang dihimpun media radar-x dilokasi, para penerima sertifikat tanah yang telah mendaftarkan tanahnya terlihat senang dengan raut wajah merona, serta bangga pada pemerintah desanya karena telah sukses menyelesaikan tugas yang telah diamanatkan Masyarakat desa setempat.

Kepala desa Taddan Siti Romlah melalui Tokoh Masyarakat setempat Saniman, dalam sambutannya mengatakan, hari ini sisa sertifikat tanah program Prona akan diserahkan pada Masyarakat yang telah mengajukan.

Baca Juga:  Bupati Pessel H. Hendrajoni Gelar Acara Press Conference

“Mohon kepada masyarakat yang telah memiliki sertifikat tersebut tolong disimpan ditempat yang aman, karena untuk mengajukan lagi butuh proses yang cukup lama,” kata Saniman.

Dijelaskannya, bahwa sertifikat yang akan diserahkan pada hari ini merupakan sisa dari sertifikat yang telah terbit sebelumnya, yaitu dari status tanah K1. Karena memang sudah memenuhi syarat untuk penerbitan sertifikatnya, dan untuk penerbitan sertifikat tanah status K3 masih menunggu informasi selanjutnya dari BPN Sampang.

Saniman menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pemantauan atas program penerbitan sertifikat ini, agar Masyarakat tidak menilai Pemerintah desa Taddan terkesan lamban.

Sementara Kepala Kantor Pertanahan Sampang Drs. Samsul Hadi melalui Kasubag TU. Moh. Wahid SH.MH., kepada media mengatakan, bahwa ini sisa dari sertifikat yang status tanahnya K1. Menurutnya, sebenarnya tidak ada masalah dengan pengajuan penerbitan sertifikat.

Saat disinggung sertifikat yang lainnya, pihaknya berdalih. “Ya kami akan selesaikan yang ini dulu, karena yang status K1 masih ada sisa lagi sekitar 64 sertifikat”. Pungkas Wahid. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.