Dicabutnya Maklumat Polri, Disikapi Positif Oleh Beberapa Lembaga Di Sampang

0
121

SAMPANG, radar-x.net – Pasca dicabutnya Maklumat Polri beberapa hari yang lalu oleh Kapolri Jendral Pol Idham Azis, yaitu Maklumat Nomor MAK/2/III/2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19). Pihaknya kini memerintahkan jajarannya untuk mendukung kebijakan adaptasi kebiasaan baru atau “New Normal”.

Atas keputusan yang dikeluarkan oleh Kapolri banyak disikapi sujud syukur oleh lembaga pendidikan termasuk pondok pesantren serta Pihak-pihak di Kabupaten Sampang Jawa Timur. Tidak hanya itu, respon positifpun bermunculan juga beragam dari warga kota bahari itu. Minggu, 05/07/2020.

Dilansir dari seperti dilansir dari radarbangsa, Pj Sekdakab H Yuliadi Setiawan pada Selasa 30/6 lalu mengaku, pihaknya mengikuti petunjuk dari Pusat dan Provinsi. Namun ditegaskan tetap memberikan perhatian khusus terhadap lokasi yang berpotensi terjadinya kerumunan massa. Pasalnya, kondisi di Sampang saat ini masih berproses dengan keadaan kebijakan New Normal, jadi perlu beradaptasi.

“Masih kita kaji langkah seperti apa yang akan dilakukan tanpa mengabaikan kebijakan Pusat maupun Propinsi,” ujarnya pada awak media.

Baca Juga:  Senyum Bahagia Nek Katijah Terima Rumah Layak Huni dari Pemerintah Aceh

Sikap positif juga disampaikan oleh Imron Bendahara LSM KPK Nusantara wilayah Madura, pihaknya sangat menanggapi positif dengan diberlakukannya pencabutan Maklumat Polri tentang pencegahan menularnya Covid-19.

“Walau bagaimanapun dalam keputusan pencabutan Maklumat tetsebut, kita tetap mengikuti petunjuk dan imbauan pemerintah. Karena mengingat saat ini di kabupaten Sampang masih dilanda sebaran wabah yang dinyatakan positif cenderung meningkat, apalagi dalam 3 hari terakhir kenaikan pasien positif mencapai 13 orang termasuk dari cluster Tenaga Kesehatan.” Jelas Imron.

Dari hasil penelusuran awak media radar-x di lapangan, bukan hanya aktifis yang menanggapi positif, dengan dicabutnya maklumat polri sangat mendukung pada dunia pendidikan termasuk pondok pesantren. Seperti yang disampaikan Ust. Musleh salah satu pengurus di Pondok Pesantren Darul Ulum Gersempal Omben Sampang mengucapkan Terima kasih kepada Pemerintah khususnya Kapolri.

“Dengan adanya pencabutan Maklumat Kapolri kami bisa bernafas lega. Pasalnya Pendidikan di pondok pesantren akan kembali normal seperti semula,” ungkapnya dengan rasa syukur.

Disamping itu, Ia meminta Pemerintah dan Kapolri mempertimbangkan dan memberikan kebijakan tegas terhadap diberlakukannya New Normal. Artinya, pemerintah tetap mengawasi dan memberikan pantauan serta dukungan atas pengadaptasian ini.

Baca Juga:  Update Terbaru Covid-19, Masyarakat Diminta Waspada Kasus Baru Covid-19 Melebar Ke Aceh Timur

Sementara Kepala desa Napo Daya Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Holid Mawardi mengatakan, meski diterapkannya New Normal oleh pemerintah sesuai keputusan Kapolri, dirinya tetap memberikan perhatian khusus pada warga desa Napo Daya.

Selain itu, pihaknya tetap menghimbau pada msyarakat desa Napo Daya supaya tetap mengikuti petunjuk Protokol Kesehatan, seperti memakai masker, Cuci tangan dengan sabun, jaga iminitas tubuh.

“Mengingat sampai saat ini di kabupaten Sampang sebaran pasien yang terconfirm Covid-19 sudah mencapai 122 orang.” Pungkas Holid. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.