Tim Investigasi LSM KPK Kawal Terus Kasus Pembakaran MUTOR Milik Mandor Perhutani

0
195

Jember, radar-x.net – Saiful Rahmatullah (Iponk), anggota LSM KPK (Komunitas Pemantau Korupsi) berikan pengawalan khusus terkait pembakaran sepeda motor milik ST (mandor perhutani, inisial-red) yang diduga dilakukan oleh oknum Polhut (Polisi Hutan), yang bernama (BD, insial-red) dan AG (inisial-red) di sekitaran hutan desa Jambearum, Kec. Sumberjambe, Kab. Jember.

Iponk saat bersama korban (kanan pakek koas lengan panjang, Sutaji mandor Perhutani
Iponk saat bersama korban (kanan pakek koas lengan panjang, Sutaji mandor Perhutani

Persoalan tersebut mendapatkan sorotan tajam dari Iponk, dijelaskannya, “saya mengharapkan agar instansi-instansi terkait yang menangani kasus korban pembakaran ini agar tidak berat sebelah, supaya terbentuk supremasi hukum yang adil untuk masyarakat. Saya juga berharap kepada pihak Perum Perhutani Kabupaten Jember agar mengambil tindakan kepada oknum Polhut yang diduga menjadi provokator untuk melakukan pembakaran sepeda motor milik salah satu mandor Perhutani.” Tegasnya, Sabtu (18/6/2020).

Dilanjutkannya, “saya ini demi stabilitas hukum warga sekitaran hutan Desa Sumberjambe dan saya berharap kepada Perum Perhutani agar oknum tersebut di pindah tugaskan dan mengambil langkah tegas sesuai peraturan perundang-undangan, kami terus mengumpulkan keterangan-keterangan masyarakat untuk membuktikan kebenaran dari pengakuan korban tersebut.” Katanya.

Baca Juga:  Berawal Gemar Bernyanyi, Icha Asal Kota Tape Sukses di Ibukota

Menyangkut pembakaran itu, di benarkan oleh ST (42) (inisial-red) yaitu korban yang sepeda mutor jenis Honda Win. “Iya itu benar mas sepeda saya di bakar dan kejadian itu pada hari kamis malam tanggal 11 juni 2020, Pukul 20.00 WIB, di area pembibitan letaknya di petak 99 K sekitaran hutan desa Jambearum dan saya sudah melaporkan hal tersebut ke pihak Polsek Sumberjambe. Awal mula kejadian itu, saya seperti biasa ke lokasi pembibitan untuk menyiram bibit tiba-tiba ada beberapa warga kumpul di area pembibitan tepatnya di petak 99 K, karna banyak warga yang datang, saya langsung menanyakan ke salah satu warga ada apa kok rame ini pak,?

“Terus dia menjawab ada siaran lewat pengeras suara, katanya mau ada pembagian sembako katanya mas. Selang berapa menit AG dan BD (oknum polhut) itu datang lalu menanyakan terkait dengan sharing dia membentak bentak saya lalu saya pergi agar tidak timbul konflik mas.” Tandasnya kepada media ini, saat dikonfirmasi dirumahnya (20/06), Pukul 12.00 WIB.

Baca Juga:  LSM KPK Nusantara DPD Riau, Ancam Akan Laporkan Kepala Sekolah SD Ke Pihak Berwajib

Lebih jauh korban menjelaskan, dari lokasi kejadian ke tempat saya sembunyi, +_ 30 Meter, saya melihat sendiri dan mendengar rekan saya itu memprofokatori masyarakat untuk membakar sepeda saya, saya kasian kepada masyarakat yang juga sebagai korban provokasi oleh oknum Polhut rekan saya itu. Dari kejadian ini saya sangat malu kepada pimpinan saya yaitu Bapak ADM, Bapak ASPER dan rekan-rekan saya yang lain . Sampainya, sambil berharap agar proses hukum berjalan terus.

Pantauan media ini dilokasi, korban masih trauma dengan kejadian ini. Dia berharap agara semua berjalan sesuai dengan kaidah Undang-Undang dan biarkan hukum yang memberi keadilan untuk masalahnya. Dia percaya pihak Polsek Sumberjambe akan bertindak profesional demi terciptanya keadilan yang berketuhanan. (Viktor Bayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.