Penyaluran BPNT Desa Majangan Terkesan Amburadul, LSM KPK Nusantara Angkat Bicara

0
130

SAMPANG, radar-x.net – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) salah satu bantuan yang berupa beras, Telur dan juga lauk pauk lainnya sangat disayangkan di salah satu desa, yaitu Majangan, tepatnya di Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang. Rabu (17/06/2020).

Pasalnya, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut terkesan amburadul, sehingga beberapa KPM mengeluh kepada Lembaga Swadaya Masyarakat yaitu LSM KPK Nusantara Kabupaten Sampang, dikarenakan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut diberikan per 3 (tiga) bulan sekali sebanyak 10 (Sepuluh) Kilo gram beras.

Aziz salah satu Anggota LSM KPK Nusantara mengatakan, hal tersebut banyak laporan dari Masyarakat kepada dirinya selaku Warga asli Desa Majangan Kecamatan Jrengik, bahwa bantuan tersebut kuat dugaan dikorupsi secara terang terangan.

“Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) disalurkan dengan cara pemerataan pada awal tahun 2020 tepatnya Bulan Januari – Maret dapat 10Kg (Sepuluh Kilo) Beras. Bantuan berikutnya masih saja amburadul tepatnya di Bulan April dan Mei, per orang mendapatkan beras 5Kg (Lima Kilo) dan juga telur 1/2 Kg (Setengah Kilo). Mirisnya, kartu dipegang oleh pengelola E Warung Majoe Jaya desa Majangan yang mengelola pun anaknya Kades Majangan yaitu Zainal,” ungkap Aziz dengan nada geram.

Aziz juga menjelaskan, dirinya terus melontarkan kritik kepada pengelola E Warung Majoe Jaya desa Majangan, hingga pada akhirnya kartu BPNT dikembalikan kepada Warga satu persatu dan sistem penyalurannya pun kini berubah, tepatnya bulan Juni 2020 yaitu beras 15Kg (Lima Belas Kilo) dan telur 20 (Dua Puluh Biji).

“Meskipun diduga kuat dikorupsi dari pihak E Warung Majoe Jaya Desa Majangan Kecamatan Jrengik asalkan kembali ke awal kepada penerima murni sekitar 109 (Seratus Sembilan) Orang kami harap kepada pihak pengelola E Warung Majoe Jaya tetap bertahan seperti ini dan kalau lebih diperbaiki kualitas berasnya,” Jelas Pemuda tersebut.

Sedangkan ‘Bu Aton’, salah satu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut merasa senang dan bahagia. “Saya merasa senang sekarang mas, karena dapat bantuan sebanyak 15 Kg Beras dan 20 Biji Telur daripada dulu pada awal tahun 2020 hanya dapat 10 Kg beras dan juga bulan April dan Mei 5 Kg Beras dan telur 1/2 Kg. Semoga tetap seperti ini tanpa ada pemerataan,” ungkapnya. (Wahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.