Penerimaan Peserta Didik Baru Ajaran 2020/2021 Kabupaten Bireuen Dibagi Empat Bagian

0
86

BIREUEN, radar-x.net – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021, di kabupaten Bireuen dibagi empat yaitu zonasi, prestasi alfirmasi dan pemindahan, agar semua sekolah mendapatkan murid atau siswa. Acara tersebut diadakan di gedung SKB Cot Gapu Bireun, Jum’at Pagi (05/06/20).

Dalam pelaksanaan Penerimaan siswa baru, menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen Muhammad Nasir, dalam pertemuan dengan para wartawan di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bireuen mengatakan, bahwa penerimaan siswa baru dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Bireuen.

Dijelaskannya, mulai 08 Sampai 20 Juni mendatang, telah ditetapkan sesuai Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dibagi Empat Zonasi 50 %, Prestasi 30%, alfirmasi 15% dan pemindahan 5%, baru tahun ini ditetapkan agar semua sekolah di berbagai Gampong dan Kota, baik dilokasi terpencil.

“Dapat murid atau siswa merata sekolah, sistim zonasi ini dimana siswa sekolah begitu tamatan langsung masuk sekolah yang lebih tinggi jenjangnya pada lokasi tempat tinggal nya, kecuali anak berprestasi baik dibidang olah raga maupun saien dapat memilih sekolah, yang diinginkan siswa itu sendiri,” ujar Nasir.

Baca Juga:  UNBK Paket B PKBM Cerdas Sejahtera Berjalan Kondusif

Nasir juga menjelaskan, bagi alfirmasi dan pemindahan orang tua pindah tugas negara pada suatu wilayah dengan dibuktikan surat pindah kedua orangtuanya pada satu tempat dan wali murid atau warga masyarakat juga berkesempatan boleh memilih sekolah dimana tempat tugas orang tuannya.

“Penerapan program empat bagian penerimaan murid baru ini, agar sekolah merata dapat murid pada usia 7 sampai 12 tahun berkesempatan duduk di bangku sekolah dasar atau siswa berprestasi umur dibawahnya kurang – 7 tahun, dibuktikan dengan surat akte kelahiran juga anak cukup cerdas tapi umur kurang-6, bisa juga sekolah dengan ada pemeriksaan pada dokter ahli psikologi kejiwaan,” paparnya.

Dokter tersebut, tambah Nasir. Mengeluarkan surat rekomendasi mengatakan anak ini luar biasa cerdas dan harus diterima di sekolah dasar, walaupun umurnya masih di bawah tujuh tahun. Hal ini pernah dibuktikan pada anak dari Faisal asal Gampong Buket Teukueh Kecamatan Kota Juang Bireuen Kabupaten, kini sudah diterima di SDN 2 Bireuen.

“Oleh kerena itu, diharapkan semua walimurid maupun siswa atau murid, yang mau ikut mendaftar anaknya pada sekolah jenjang pendidikan ini, ikuti aturan main sesuai aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru Jenjang SD dan jenjang SMP, agar siswa dapat tercatat di aplikasi tersebut di Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta. Dan program ini diharapkan bisa terwujud sekitar delapan puluhan persen, karena baru diberlakukan tahun ini,” sebut Nasir didampingi Kabid Pembinaan SMP Zamzami dan Kabid Pembinaan SD Alfian. (Muhd/Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.