CV Tamatto Kembali Tutup Sumur Bor Miliknya

0
66

SUMATERA, radar-x.net – Direktur Utama CV. Tamatto kembali menutup sumur bor miliknya, yang berada di Dusun Possi tanah, Desa Tamatto, Kecamatan Ujungloe, Bulukumba atau tepatnya dalam kawasan HGU PT PP London Sumatera Indonesia, Tbk. Jumat 18/06/2020.Pasalnya, sumur bor tersebut dikerjakan oleh Tim Pelaksana CV. Tamatto, atas kontrak yang telah disepakati bersama PT Lonsum, Tbk pada Tahun 2017. Pekerjaan Sumur bor tersebut telah selesai pada Tahun 2018 dan serah terima dari kedua belah pihak pun dilaksanakan.Dikatannya, dalam Nota Kesepahaman dijelaskan bahwa, setelah 3 (tiga) bulan lamanya air dari sumur bor berjalan dengan baik, maka pihak PT Lonsum, Tbk akan melunasi pembayaran uang revensi atau uang pemeliharaan sebesar 10%.”Satu hal yang Kami sayangkan, di dalam MOU, hanya 5% uang revensi, tetapi saat pencairan di sampaikan lagi bahwa besaran uang revensi adalah 10%. Tetapi guna menjaga hubungan kerjasama yang baik, Kami terima permintaan PT Lonsum. Bukan cuma itu, dari besaran anggaran yang jumlahnya Rp. 400.000.000,- (Empat Ratus Juta Rupiah) juga digantung sebesar 14,97% atau sekitar Rp. 59.880.000 (Lima Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah). Sehingga total kerugian yang Kami alami adalah sebesar Rp. 99.880.000,- (Sembilan Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah),” ungkap direktur CV Tamatto.”Saya sudah menempuh berbagai cara untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kedalam dengan pihak terkait, tetapi sama sekali tidak ada perhatian. Bahkan biaya pulang pergi untuk menemui pimpinan PT. Lonsum, hanya menjadi beban dan menambah kerugian Kami,” kata Direktur CV. Tamatto, sewaktu bertemu dengan awak media Radar-X.Tidak hanya itu, lanjutnya. Kerugian juga dialamai oleh masyarakat pengguna air, akibat penutupan sumur tersebut, karena pengadaan sumur bor tersebut adalah merupakan realisasi pengguguran tanggung jawab CSR PT Lonsum terhadap warga yang terkena dampak dari kegiatan perusahaan. Sehingga Kami dari pihak CV. Tamatto beropini bahwa apabila masalah ini tidak diselesaikan secepatnya, berarti PT Lonsum benar-benar tidak punya i’tikad baik terhadap Kami selaku penyedia dan masyarakat selaku pengguna.”Tindakan ini Kami lakukan, bukan karena tidak adanya kepedulian terhadap masyarakat banyak, tetapi untuk memperlihatkan kepada publik khususnya warga Tamatto, bahwa mengenai urusan yang sifatnya mendatangkan kerugian terhadap orang banyak, Kami sedikitpun, tidak akan pernah bekerjasama sebagaimana tudingan masyarakat terhadap pribadi Saya.” Demikian tambahan Direktur Utama CV. Tamatto kepada Media. (Fadli)

Baca Juga:  Penutupan Acara Festival Desa Nusantara, Bupati Ajak Praktisi Desa Tumbuhkan Kreatifitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.