Penyerahan BLT-DD Kepada KPM 170 Keluarga, Desa Kasiyan Timur Jadi Perbincangan Sejumlah Media

0
89

JEMBER, radar-x net – Kepala Desa Kasiyan Timur Hariyanto beserta muspika setempat melakukan kegiatan penyerahan pembagian BLT DD kepada KPM 170 Keluarga masyarakat Desa Kasiyan Timur, di pendopo desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Kamis, 14 Mei 2020.

Pembagian BLT DD menurut Hariyanto, Kades Kasiyan Timur tersebut dimulai sejak pukul 9 pagi itu sempat menjadi pertanyaan sejumlah media, kenapa sebab?. Hal itu dikarnakan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) DD dilaksanakan oleh pemerintahan desa Kasiyan Timur tersebut indikasinya bersebrangan dengan ketentuan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah, terkait pencegahan Covid-19.

Hariyanto saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, kalau dirinya memohon kepada Camat Puger, karna undangan warga penerima bantuan sudah disebar. “Saya mohon petunjuk kepada Camat Puger, sehingga terjadi pembagian yang kita mulai dari pukul 9 sampai pukul 10 hanya dibatasi untuk 20 orang saja, dan setelah selesai mereka langsung pulang tidak kembali lagi kesini,” ujarnya.

Sementara, Winardi Camat Puger saat dikonfirmasi awak media radar-x.net melalui telpfon selulernya menyampaikan, hal itu tidak ada masalah lancar-lancar saja, karna bantuan yang diserahkan tersebut, disalurkan melalui rekening BRI.

Baca Juga:  Pemerintah Desa Napo Daya Serahkan Sertifikat Tanah Secara Simbolis

“Dari sejumlah 170 penerima warga desa Kasiyan Timur, penyerahan itu kita lakukan sehari 30 sampai 60 orang. Karna dari jumlah penerima yang banyak itu kita tidak berani mengambil resiko, dan kita lanjutkan esok harinya,” jelas Winardi pada media.

Saat ditanya tentang bagaimana Camat Puger mensiasati tentang pembagian BLT-DD desa di wilayahnya, Winardi menjawab bahwa, karna dampak dari Covid-19 ini sangat luar biasa, termasuk berdampak pada ekonomi juga dan lain sebagianya.

“Mereka masyarakat puger rata-rata pekerja buruh, pekerja lepas, yang istilahnya itu gajiannya ia dapat hari itu ya dimakan hari itu juga, sehingga dampak akibat Covid-19 ini, mereka tidak bisa bekerja atau dirumahkan,” jelas Winardi.

“Maka dari itu tepat sekali pemerintah mengambil langkah yang pas dan sangat luar biasa dalam hal ini, hanya memang namanya kita ini hidup disebuah Negara, jadi semua pihak memang harus sabar, karna itu semua butuh proses, baik itu dari pusat sampai kepenyelenggara masyarakat paling bawah,dan program itu jangan sampai salah sasaranlah,” jelasnya.

Baca Juga:  Bantuan Langsung Tunai "BLT" Desa Banyumas Rampung Sebelum Lebaran 2020

“Harapan kami semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan yang terkena PDP (Pasien Dalam Pengawasan) segera sembuh, dan kami harapkan masyarakat juga disiplin dan juga sadar apa yang menjadi garis protokoler kesehatan juga dipatuhinya,” pungkasnya. (Tif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.