Imam Imron Ketua DPC LSM-GEPAR Sangat Menyayangkan Adanya Pergerakan Massa Kerumah Edi Siroto

0
73

BONDOWOSO, radar-x.net – Puluhan warga kecamatan Sumber Wringin rame-rame ngeluruk rumah salah satu aktivis Pemerhati perusakan lingkungan hutan di kawasan Kawah Ijen. Rabu, 27 Mei 2020 sekitar pukul 07.00 WIB.

Kerumunan massa petani hutan beramai-ramai mendatangi rumah Edi Siroto warga desa Wonokusumo RT.16/RW.06 Kecamatan Tapen karena getol menyikapi perambahan dan perusakan kawasan hutan rimba alam di kawasan hutan kawah Ijen.

Langkah cepat dilakukan oleh anggota Koramil 0822/11 Babinsa desa Wonokusumo Serda feri dan binmas Polsek tapen Bripda Siswoyo dalam mengantisipasi pergerakan massa dan menetralisir situasi massa di lokasi.

Hasil konfirmasi dengan Babinsa Wonokusumo Serda Feri mengatakan begitu mendapat informasi ada pergerakan massa dari Kecamatan Sumber Wringin saya langsung kelokasi dan langsung menetralisir massa agar tidak bertindak anarkis di wilayah binaannya tepatnya di dusun Krajan 2 desa Wonokusumo sekaligus menanyakan titik permasalahannya sehingga warga beramai-ramai mendatangi rumah Edi siroto anggota LSM dan ketua perwakilan paguyuban petani hutan Daril/P.Sumarwa mengatakan ingin bertanya tentang tujuan pak Edi siroto dengan pihak perhutani bondowoso pak Bili naik ke lokasi petak 101 dan 82 dan mau bertanya siapa yang merusak dan membakar hutan juga meracuni kayu dan masyarakat bisa saya redam serta memubarkan diri jam 9.30.wib pungkas. Babinsa feri saat dikonfirmasi wartawan

Baca Juga:  "Kecewa Berat" Ketua AKD Kabupaten Sampang Tidak Menjawab Surat Audensi

Kepala desa Wonokusumo Suhaeri saat dikonfirmasi menjelaskan inti permasalahan adalah terkait lahan perhutani yang di kelola masyarakat untuk pertanian tuturnya singkat kepada Awak media.

Disisi lain hasil konfirmasi dengan Edi Siroto mengatakan bahwa pihaknya berserta keluarga merasa keselamatan nya terancam karena massa yang datang sekitar jam 07.wib ada yang membawa senjata tajam dan mengeluarkan kata-kata ancaman bacok dan segera bunuh Edi siroto pas bawa ke kebun selapak cincang disana jasadnya dan dirinya menjelaskan saya secara pribadi memaafkan mereka tapi secara hukum mereka harus tetap diproses dan pihaknya akan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib.

Komentar Imam Imron ketua DPC LSM-GEPAR sangat menyangkangkan adanya pergerakan massa dari Kecamatan Sumber Wringin kerumah Edi Siroto dan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya karena intinya setiap warga negara Indonesia mempunyai hak perlindungan yang sama dihadapan hukum jangan sampai aktivis seperti Edi siroto jadi korban dan saya mengapresiasi langkah cepat dan tanggap pihak Babinsa dan binmas desa Wonukusomo bersama muspika dan anggota kodim 0822/bondowoso.

Baca Juga:  Nenek Satina Terharu Dapat Bantuan Sembako dari Koramil Tamanan

Hasil pantauan tim wartawan radar-x di lokasi nampak hadir kepala Desa Wonokusumo Suhaeri, camat tapen Shadik beserta beberapa anggotanya, Kapolsek tapen AKP Karsianto, Kapolsek Sumber Wringin AKP Yunar Yanto beserta Kanit Reskrim pak Bambang juga beberapa personel kodim 0822 bondowoso klarifikasi kronologis kejadian di TKP dan Kapolsek sumber Wringin AKP Yunar Yanto akan memanggil perwakilan pihak-Pihak terkait yaitu Perhutani Bondowoso, ketua paguyuban petani hutan Daril/P.Marwa dan Edi Siroto dan saat ini situasi di lokasi aman terkendali namun tetap dalam pantauan pihak muspika untuk menjaga situasi yang tidak diinginkan. (Nusul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.