Sampan Bantuan Tak Bisa Difungsikan, Ini Kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan

PELALAWAN, radar-x.net – Sepuluh unit sampan bantuan untuk nelayan Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau tak bisa difungsikan.

Warga Desa Rantau Baru pun menyayangkan tak bisa berfungsinya 10 unit sampan yang merupakan bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pelalawan pada tahun 2019 tersebut.

“Sampan itu setelah dipasangkan mesin dan diturunkan ke air, begitu dihidupkan sampan tersebut tidak mau jalan,” kata Ketua RW Desa Rantau Baru Arjulis kepada media ini beberapa waktu lalu.

“Menurut pengakuan salah seorang pemilik sampan bernama Mardani, sampan itu tidak bisa dioperasikan karena tidak bisa jalan. Ada kekosongan air dibagian kipas penggerak setelah mesin hidup,” jelasnya.

Persoalan itu, katanya. Sudah diketahui oleh pihak Dinas Perikanan, namun solusi dari Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan hanya diberikan besi as yang panjang.

“Akan tetapi para nelayan sendiri yang disuruh memasang besi as panjang tersebut ke sampannya,” tambahnya.

Besi as panjang itu, lanjutnya. Belum dipasangkan oleh nelayan karena berbagai alasan terutama karena memerlukan biaya tambahan yang dibebankan kepada nelayan itu sendiri. Kemudian ada juga nelayan yang beralasan karena tidak mengerti bagaimana cara memasangnya dan lain sebagainya.

PPK (pejabat pembuat komitmen) Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan T. Alfenfair S.Pi, yang ditemui di kantornya Kamis (30/1/2020) hanya menjawab sedikit pertanyaan awak media.

“Masalah itu sudah selesai kemarin sudah dibelikan besinya dan sudah diserahkan kepada nelayan itu. Lima unit telah selesai, tinggal lima unit lagi masih dalam perbaikan. Tapi masalah itu tidak mau saya klarifikasi, karena walaupun sudah diklarifikasi, tetap juga salah nanti, jumpai saja kepala dinas,” ujarnya.

Ketika ditanya berapa nilai dana pengadaan sampan tersebut, Alfenfair enggan menjawab.

“Nilai dananya sama dengan seperti yang kemarin. Nama perusahaan pelaksana, CV. Omnipus,” jawabnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pelalawan Ir. HT Wahiduddin M.Si, yang coba ditemui di ruang kerjanya saat itu justru menyuruh mengkonfirmasikan langsung kepada PPK (Alfenfair).

“Kan ada PPK-nya, itu saja jumpai. Itu tidak ada masalah, kalian ini, itu saja kalian masalahkan,” ujarnya. (Sona)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.