Minim Siswa, LSM PBB Sharing Tentang Gruoping ke Disdik

SAMPANG, radar-x.net – LSM Pemuda Bangsal Bersatu, Koorda Sampang Menggelar Audiensi Di Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terkait dengan minimnya siswa di sekolah lebih-lebih Sekolah Dasar Negeri (SDN). Jum’at, 10/01/2020.

Ketum LSM PBB Abu Bakrin, saat audiensi berlangsung menyarankan, terkai dengan adanya beberapa Sekolah Dasar Negeri yang jumlah muridnya tidak sesuai. Menurutnya, ada sebagian sekolah yang jumlah siswanya hanya 35 peserta didik dari kelas I sampai kelas VI. Dalam hal ini tidak terlepas dari ketentuan yang akan diberlakukan siatem Grouping.

“Apabila Sekolah Dasar Negeri dan Menengah terus-terusan seperti ini, maka akan terkesan kurang maksimal dalam menangani sekolah, dan perlu adanya gerakan dan upaya dari pemerintah daerah sebagaimana telah tertera dalam permendikbud nomor 36 tahun 2014 tentang pedoman pendirian, perubahan dan penutupan satuan pendidikan Dasar dan Menengah. Dan sekolah yang tidak memiliki standard kelayakan supaya di regrouping”. Kata Abu Bakrin.

Dalam audensi tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang H. Nor Alam mengindahkan dengan adanya Sekolah lebih-lebih Sekolah Dasar yang minim murid untuk sistem regrouping, dan masih perlu banyak pengkajian ulang dan beberapa pertimbangan dan kajian yang matang.

“Iya betul Akhir-akhir ini banyak Sekolah Dasar Negeri yang minim murid untuk di regrouping serta perlu banyaknya pertimbangan dan kajian yang matang,” tutupnya. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.