GENPPARI Tersesat di Hamparan Salju Pegunungan Alpen

0
53

EROPA TIMUR, radar-x.net – Berbekal google map, petualangan tim Genppari di wilayah Eropa Timur sangat mengesankan. Pencarian tempat menginap sengaja dilakukan di tempat-tempat dimana rasa lelah mulai menyergap. Begitupun pemilihan lokasi penginapan sengaja tidak mencari di pusat kota dengan alasan harga yang mahal dan juga suasana semua negara Eropa hampir sama. Akhirnya disepakatilah pemilihan tempat di pinggiran kota, atau bahkan di desa-desa agar lebih bisa menikmati sensasi keasrian dan keaslian suasana yang benar-benar berbeda.

Sungguh sangat menarik mengikuti jejak petualangan tim Genppari di Eropa. Cukup dengan membaca perjalanannya, membawa imajinasi pembaca untuk melihat berdasarkan fantasinya.

Kali ini Ketua Umum Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (GENPPARI) Dede Farhan Aulawi mengisahkan sedikit perjalanannya ketika tersesat di belantara keindahan pegunungan Alpen.

Dede menceritakan kisahnya ini ketika dihubungi via sambungan telepon, Rabu (25/12). Menurut Dede tim-nya agak “tersesat” ketika mencari penginapan yang dipesan melalui situs booking.com, Percaya pada petunjuk google map ternyata ada beberapa sport yang tidak terbaca sehingga kita meraba-raba dalam membaca peta. Tak terasa di tengah gelapnya malam, menelusuri jalan desa naik turun gunung terus melakukan pencarian tanpa lelah. Akhirnya semakin jauh masuk ke hutan pegunungan dan “tersesat” dalam keindahan kiri dan kanan jalan.

Baca Juga:  GENPPARI Kembangkan Wisata Sejarah, Kunjungi Sultan Kasepuhan Cirebon

“Hamparan salju yang memutih, menutupi jalan dan menyelimuti pohon dan rumah-rumah. Di bawah temaram purnama yang indah, tim Genppari tafakur dan bersyukur bisa menikmati keindahan alam karunia Allah yang Maha Besar”, ujar Dede.

Dede juga menjelaskan bahwa pegunungan Alpen memiliki wilayah yang sangat luas, dan mencakup beberapa negara yang ada di Benua Eropa. Pegunungan Alpen terbentang melewati tujuh negara, seperti Swiss, Italia, Jerman, Slovenia, Perancis, Austria dan Liechtenstein.

“Jadi jika ingin naik ke gunung Alpen, bisa masuk dari salah satu negara di atas. Hutan belantaranya yang asri membuat kita seperti sedang menyaksikan keindahan yang ada di film-film. Termasuk film India yang banyak dihiasi tarian dan nyanyian dengan latar belakang keindahan alam. Akhirnya nalar kita melanglang buana ke alam bawah sadar yang mampu mengeksplor pesona lahiriah dan batiniah,” ungkap Dede.

Menurut pakar geologi, Pegunungan Alpen terbagi menjadi 3 wilayah, yaitu Helveticum di utara, Penninicum dan Pegunungan Austro-Alpen di bagian tengah lalu Pegunungan Alpen Selatan di bagian selatan dan sebagian dari Alpen Dinari.

Baca Juga:  Kadis Pariwisata: Desa Kahayya Akan Dibangun Sebagai Desa Wisata

Terakhir, Dede berharap konsep pengembangan wisata Indonesia harus berbasis pada keindahan dan kelestarian alam.

“Seluruh warga Indonesia harus digugah kesadaran kolektifnya untuk peduli menjaga alam agar tetap bersih dan lestari. Buang sampah pada tempatnya dan jangan eksploitasi sumber daya alam seenaknya. Ingatlah bahwa pariwisata bisa menghasilkan devisa tanpa merusak hutan ataupun mengeksploitasi alam besar-besaran. Itulah sebabnya Genppari fokus pada pengembangan wisata Indonesia yang sangat indah dan beragam jenisnya”, pungkas Dede. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.