Patut di Curigai Maraknya Penjual Miras di Kabupaten Gowa Diduga Tak Memiliki Izin

0
5

GOWA, radar-x.net – Jenis Miras (minuman keras) adalah minuman yang tidak diperjual bebas tentunya. Dalam hal ini harus mengantongi ijin SIUP-MB (surat izin perdagangan minuman beralkohol) perusahaan yang ingin menjual minuman beralkohol harus memiliki Izin SITU-MB dan SIUP MB agar legalitas usahanya diakui oleh pemerintah.

Sesuai peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 20/DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap Perdagangan, Peredaran dan penjualan miras dan juga diatur di setiap Perda masing-masing kab/kota di seluruh Indonesia.

Namun hal ini salah satu Aktivis LSM di kabupaten Gowa, sebut saja Indra Gunawan angkat bicara terkait dugaan maraknya salah satu toko yang bebas memperjual belikan minuman beralkohol alias (miras).

“Salah satu toko yang berlokasi (TKP) dibilangan jalan poros malino Kelurahan Tamarunang Kec Somba Opu Kab Gowa Sulawesi Selatan,” ucap Indra dihadapan awak media sabtu 2/11/19.

Ia menjelaskan bahwa Toko Miras tersebut secara terang-terangan menjual kepada masyarakat dengan daya kapasitas yang lumayan besar yang mencapai ratusan dos. Sesuai pantauannya penjualan paling nampak pada malam hari diduga tidak kantongi Izin dan perlu dipertanyakan.

“Padahal sesuai peraturan Daerah Gowa no 50 tahun 2001 tentang pengawasan dan penertiban pertunjukan dan Tempat Hiburan serta Larangan Minuman Keras, sangat jelas ketuntuan yakni Larangan menjual, mengedarkan atau memproduksi miras dalam pasal 5 ayat (1) perda nomor 50 tahun 2001 kecuali atas Izin tertulis dari kepala Daerah atas persetujuan DPRD”, jelas Indra dengan nada keras.

Toko tanpa nama tersebut berdasarkan hasil Investigasinya diduga tidak memiliki Izin penjualan miras karena pada saat mempertanyakan langsung ke pemilik toko enggan mengeluarkan Izin kepada Indra aktivis muda tersebut.

“Diminta kepada satpol-PP dan aparat kepolisian Polres Gowa agar segera menindak lanjuti bila terbukti tidak ada Siup-MB segera proses sesuai Hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia, yakni penegak Hukum Perda Satpol-PP dan juga aparat penegak Hukum pihak kepolisian,” tandas Indra.

“Kami juga menduga masih ada tempat lain di kabupaten Gowa khususnya kecamatan Somba Opu yang menjual miras secara sembunyi-sembunyi dan perlu pengawasan dan penertiban tempat-tempat yang ditengarai menjual miras tanpa izin,” kata Indra.

“Atau bisa jadi toko yang menjual Miras dengan kapasitas besar di Somba Opu patut dicurigai di Back up oleh oknum aparat tertentu. Secara “Logika” sampai dengan hari ini toko-toko yang bebas menjual Miras belum tersentuh Hukum. Dengan adanya pemberitaan ini diharapkan aparat instansi terkait respon lebih giat karena penjual miras perlu diadakan penertiban karena jenis Miras beralkohol tidak boleh di perjual bebas,” pungkasnya.
(Muldani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.