Pembebasan Lahan Pembangunan Smelter Oleh PT VDNI Terkesan di Ulur-ulur

0
11

KONAWE, radar-x.net – Semenjak kehadiran PT Virtue Dragon Nickel Industry yang dikenal dengan sebutan PT Virtue, banyak menuai sorotan Publik terutama pemilik lahan yang di atasnya di bangun Smelter atau pabrik Nickel. Tepatnya di Desa Tondowatu, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe.

Sakah seorang Anggota TNI yang telah meninggal beberapa bulan yang lalu, memiliki lahan dalam kawasan Industri tersebut. Sudah setahun lebih dilakukan upaya persuasif bersama pihak PT Virtue, namun terkesan di sepelekan. Senin 30 September 2019.

Kuasa Hukum Alhi Waris Alm. Sertu AD Suardi yang berinisial M. Aslam Fadli, S.HI.

Kuasa Hukum Alhi Waris Alm. Sertu AD Suardi yang berinisial M. Aslam Fadli, S.HI, yang juga merupakan Aktivis KPK Nusantara, melakukan Aksi Boikot di Jalur transportasi dari Jetty menuju Pabrik. Kurang lebih 2 Jam lamanya Aksi tersebut berjalan, kemudian dipertemukan antara Penanggung jawab pembebasan lahan bersama PH ahli waris Almarhum.

Dalam pertemuan tersebut sempat Alot, dimana pihak PT Virtue tidak bersedia membayar dengan harga yang diajukan oleh PH AW Almarhum. Akhirnya harga 75.000/Meter yang di ajukan turun menjadi 65.000/Meter, yang kemudian hasilnya berdasarkan hasil Komunikasi Pihak PT VDNI, bersama orang yang dipercayakan, katanya sedang di proses. Tetapi tidak ada kehelasan mengenai waktunya. Sehingga PH pemilik lahan menyimpulkan untuk kembali turun lapangan apabila pada Jumat belum di bayarkan juga.

Demikian penjelasan PH pemilik lahan sewaktu wawancara bersama Media radar-x.net. (Asl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.