Luncurkan Kartu Santri dan Literasi Keuangan di Pondok Pesantren, BNI Jalin Kerjasama dengan Pemkab Bondowoso

0
9

BONDOWOSO, radar-x.net – Dalam rangka memperingati hari Santri Nasional yang dilaksanakan pada 22 Oktober 2019 dengan tema “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia”, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah Malang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk mewujudkan literasi keuangan Smart Pesantren yang berbasis digital di Pondok Pesantren yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Kabupaten Bondowoso.

Hadir dalam acara ini Bupati Kabupaten Bondowoso KH Salwa Arifin, Forpimda Bondowoso, Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Kab Bondowoso Moch. Abdul Chaliq, para Kyai pengasuh pondok pesantren dan Head Of Network and Services BNI Kantor Wilayah Malang Sigit Eri Soelistianto, beserta jajaran Pimpinan BNI KC Jember.

Kerjasama ini merupakan wujud dukungan BNI kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mewujudkan Visi dan Misi nya yang tertuang pada poin 5 dalam 5 skala Program Prioritas yaitu;
1. Percepatan reformasi birokrasi yang berbasis keterbukaan informasi publik dan partisipatif.
2. Membangun Sinergitas Vertikal dan horizontal dalam pembangunan untuk mewujudkan sejahtera
3. Mengoptimalkan sektor pertanian, perkebunan dan sektor pariwisata yang religius dan ramah lingkungan.
4. Percepatan investasi daerah dan penguatan UKM sebagai penopang ekonomi rakyat.
5. Optimalisasi pendidikan karakter melalui penguatan pondok pesantren serta pendidikan non formal yang akan disinergikan dengan pendidikan formal sebagai pilar pembangunan Bondowoso berdasarkan Iman dan Taqwa.

Sigit Eri Soelistianto, Head of Network BNI Wilayah Malang menuturkan, bahwa setiap santri akan memiliki Kartu Santri sebagai identitas santri sekaligus berfungsi sebagai kartu debit dengan basic product simpanan pelajar atau yang disebut dengan SimPel sedangkan untuk pondok pesantren akan diberikan Agen46 dan Cash Management, sehingga seluruh transaksi perbankan dapat dilakukan di Pondok Pesantren mulai dari pembukaan rekening, setoran, penarikan, transfer, pembelian pulsa, pembayaran listrik, PDAM dan transaksi lainnya.

Adapun tujuan dan manfaat dari peluncuran Kartu Santri ini memiliki manfaat positif bagi Santri, Orang Tua dan Pondok Pesantren yang terinci sebagai berikut;
1. Bagi Santri dapat memberi edukasi keuangan sejak dini tentang produk tabungan dan mendorong budaya gemar menabung dengan melatih pengelolaan keuangan sejak dini.

2. Bagi Orang Tua Santri mengajarkan kemandirian dan kedisiplinan anak dalam mengelola keuangan dan memudahkan orang tua untuk mengontrol pengeluaran anak.

3.Bagi Pondok Pesantren dapat menjadi sarana edukasi praktis keuangan dan perbankan bagi santri dan ustad maupun ustadzah, serta dapat mewujudkan pondok pesantren yang modern menuju digital dimana seluruh transaksi keuangan pondok pesantren menggunakan Cashless Payment dengan sistem pembayaran yang efektif dan efisien.

Ditengah acara peringatan hari Santri 2019 Kab Bondowoso, Moch Abdul Chaliq Ketua ISNU (Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama) menyampaikan, “Untuk tahap awal ada 1000 Kartu Santri di 3 pondok pesantren yang akan dilaunching yaitu Ponpes Mambaul Ulum, Ponpes Nurul Taqwa dan Ponpes Al Imam”, ujarnya.

Sigit Eri menyampaikan pula, bahwa dengan penerbitan Kartu Santri ini dapat mewujudkan pondok pesantren yang modern dengan berbasis digital melalui transaksi keuangan yang terintegrasi dengan sistem perbankan sehingga para santri memiliki pengetahuan dalam membentuk pendidikan karakter melalui penguatan pondok pesantren sebagai pilar Pembangunan Bondowoso yang berlandaskan Iman dan Taqwa. (Zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.