Mahasiswa KKN Bersama desa Brambang Lahirkan Produk Inovasi Seduhan Daun Kopi “KawahSae” Dan “Kopi Kobra”

0
9

BONDOWOSO, radar-x.net – Mahasiswa KKN kelompok 108 Universitas Jember Menggelar Sosialisasi dan demontrasi proses pengolahan kopi pasca panen dan produk olahan daun kopi di kediaman Kepala desa Brambang Darussalam (Mulyadi). Rabu 21/08/19.

Sosialissasi dan demonstrasi yang mengangkat tema “Optimalisasi Sumber daya lokal secara mandiri dan guna meningkatkan taraf perekonomian Masyarakat Desa Brambang Darussalam”, dihadiri kurang lebih 40 peserta yang terdiri perangkat Desa, kelompok tani, ibu ibu, serta tokoh pemuda Desa Brambang Darussalam.

Fachrizal Zulfikar Ilmi, yang merupakan koordinator Kelompok KKN 108 desa Brambang berharap, kegiatan ini dapat meningkat pengetahuan Masyarakat mengenai proses pengolahan kopi yang sesuai dengan standar kualitas pasar sehingga meningkat nilai jualnya.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan daun kopi sebagai produk Inovasi berupa minuman seduhan yang berpotensi menjadi proses penggerak pertumbuhan ekonomi desa disamping hanya bertumpu pada hasil jual biji kopi yang merupakan komoditas utama dari desa Brambang Darussalam,” terangnya.

Sementara, Mulyadi Kepala Desa Brambang Darussalam dalam sambutanya mengatakan, bahwa pemanfaatan daun kopi sebagai produk minuman seduhan ini merupakan sebuah inovasi yang luar biasa kedepannya ketika produk ini sudah mempunyai pasarannya sendiri pasti perekonomian Desa Brambang Darussalam akan lebih baik dan tentunya berdampak positif bagi peningkatan kesejahtraan masyarakat.

Baca juga: Tema Pertanian mewarnai Pawai Budaya Desa Brambang Tlogosari

Disisi lain, kegiatan ini juga bertujuan untuk bentuk kades, masyarakat desa yang kedepannya akan menjadi inisiator dalam mengembangkan ilmu yang telah didapatkan sosialisasi dan demonstrasi ini juga melahirkan produk olahan daun kopi yang dinamakan “KawaSae” yang berarti seduhan daun kopi yang sehat serta produk kopi yang kemudian di namakan “Kobra” akronim dari kopi brambang.

“Semoga dengan lahirnya kawasae dan kobra bisa menjadi titik awal dari perubahan ekonomi Masyarakat desa Brambang menjadi lebih baik,” kata Mulyadi. (Zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.