Kepergian Thoriq Membuat Luka Mendalam Bagi Imron Papanya

0
42

BONDOWOSO, radar-x.net – Diketemukannya Jenazah Thoriq Rizky Ahmad Maulidan oleh team Wanadri beserta tim SAR gabungan dan lainnya, di jurang sisi kanan Puncak Piramid yang juga calon pelajar SMAN 2 ini membuat luka yang amat dalam khususnya Imron Rosadi, S.Pd(54) Kepala Sekolah SDN Gubrih 2 Bondowoso. Hampir setiap hari Imron Rosadi naik kelokasi Tempat Kejadian Musibah (TKM) sambil merenung dan sering meneteskan air mata.

“Thoriq dimata Bapak anak yang baik dan walaupun saya orang lain tapi kedekatan hati, sejak kecil Thoriq bersama keluarga kami hidup diperumahan SDN Wringin 2, Thoriq memanggil saya dengan panggilan Papa dan ke istri saya Mama. Sedangkan ke orang tua aslinya Ayah dan Ibu. Hari-hari kami bersama keluarga Thoriq diperumahan SD jauh sebelum Pak Arif sekeluarga pindah ke perumahan Villa Kembang asri Sukowiryo,” ujarnya.

Thoriq Rizki Ahmad Maulidan, kelahiran Sidoarjo 26 april 2004, lahir bertepatan disaat masa Nur Khabibah ibu kandung Thoriq, lolos tes CPNS menjadi pengajar di Bondowoso, pada saat itu ibunya sedang hamil tua. Keluarga Pak Arif Subagyo memilih kelahiran Thoriq di Sidoarjo.

“Kami tetangga dengan keluarga Pak Arif diperumahan SD suka duka kami jalani di Wringin,” ucapnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada saudara-saudara semuanya yang telah menyempatkan tenaga, waktu untuk turun ke lokasi mencari anak kami Thoriq Risky Ahmad Maulidan hingga diketemukan. Kami tidak bisa berkata apa-apa hanya ucapan doa terbaik dan beribu-ribu terima kasih yang terhingga,” tutup Imron Rosadi. (Guz/Zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.