Proyek DAK SDN 9 Jambewangi Menuai Polemik

0
19

BANYUWANGI, radar-x.net – Pengerjaan proyek rehabilitasi atap ruang kelas SDN 9 Jambewangi Desa Jambewangi Kecamatan Sempu, diduga tidak sesuai spek dan sempat menuai polemik warga. Progam DAK (Dana Alokasi Khusus) 2019 di gelontorkan pemerintah melalui swakelola merupakan harapan walimurid serta lembaga itu sendiri, sebab mutu dan hasil pengerjaan lebih bagus oleh tangan-tangan pekerja masyarakat sekitar sekolah.

Namun kali ini berbeda dengan yang terjadi di SDN 9 Jambewangi, proyek yang masih dikerjakan setengah jadi yang di biayai Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dari DAK tahun anggaran 2019 sebesar Rp.171.996.000,- untuk peninggian tembok serta pengerjaan atap di tiga ruang kelas, saat ini proses pengerjaan proyek sudah di tahap sekitar 50 % itu menjadi buah bibir antar warga.

Pasalnya, pekerjaan rehabilitasi itu di ketuai oleh kepala sekolah dan bekerjasama dengan komite itu sendiri, namun salah satu anggota komite merasa tidak difungsikan saat proses pengerjaan proyek tersebut.

Seorang anggota komite berinisial RM mengeluh lantaran tidak tahu menahu tentang pengerjaan bangunan yang saat ini berjalan.
“Sudah lama sekali saya tidak difungsikan setiap kegiatan komite dan lambaga termasuk pekerjaan proyek rehab itu, tidak pernah juga di ajak rapat apalagi omong-omongan baik oleh kepala sekolah maupun ketua komite,“ ungkapnya. Rabu (19/06/2019).

Sementara, Waginem Kepala Sekolah SDN 9 Jambewangi, membantah di depan beberapa wartawan dan lsm, ia mengatakan setiap kegiatan komite selalu dirapatkanya dengan jajaran anggota, mustahil terutama jika kegiatan rehab tersebut ada anggota yang merasa tidak di ajak rembug.

“Semua terlapor dalam daftar hadir dan berita acara apalagi dalam pengerjaan proyek ini saya tidak mau main-main anggaran. Dan saya siap apabila di panggil oleh inspektorat terkait pelaksanaan kegiatan ini apabila saya menyalah gunakan uang negara ini. Dan apabila ada temuan saya berharap untuk di beritahukan kepada saya daripada nanti saya dipanggil namun apabila itu terjadi saya siap dipanggil inspektorat,” terangnya.

Saat di singgung terkait berita acara Waginem menyampaikan, “memang sudah berita acaranya”.katanya

Menurut keterangan ketua Komite SD Negeri 9 Jambewangi, Wahyu mengatakan, “disini ada saudara konsultan mengatakan pengerjaan dengan baik. Singkatnya (berdasarkan Tulisan Daftar Tamu),” ungkapnya.

Sementara itu dilokasi ditemukan banyak kayu tidak layak pakai yang sudah terpasang ataupun belum terpasang. (Daff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.