Nenek Ini Hidup Sebatangkara Di Gubuk Reyot, Pemdes Botolinggo Akan Segera Perbaiki

0
18
Busiya, biasa disapa Buk To, disamping gubuknya.

BONDOWOSO, radar-x.net –
Menginjak usia senja seharusnya eseorang bisa menikmati kehidupan yang nyaman bersama anak cucu.
Namun tidak begitu dengan kehidupan Nenek Busiya atau Buk To, yang kini berusia 74 tahun, warga Kampung Krajan RT 05/02, Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso.

Di usia senja, justru dia sudah bertahun-tahun hidup sebatang kara di gubuk reyot Tidak Layak Huni, bahkan kondisi dapur tempat nenek memasak pada bagian depan, genteng berjatuhan, gedek bambu dan usuk mulai keropos, sangat memprihatinkan.

Kondisi Nenek Tua yang biasa dipanggil Buk To, hidup sebatangkara di sebuah gubuk reyot hanya ada sebuah dipan kayu lengkap dengan kasur busa dan sebuah bantal, sebuah lemari, dinding gedek berlubang, Jaring laba-laba memenuhi sudut ruangan.

Untuk makan sehari-hari, Busiya atau Buk To mengandalkan uluran tangan dari tetangga. Sesekali bantuan datang dari cucunya yang kondisi ekonominya juga serba-kekurangan.

“Alhamdulillah, tiap hari ada tetangga yang ngasih uang atau nasi sama lauk,” ujar Nek Busiya

Sikap tanggap dilakukan oleh Pemerintah Desa Botolinggo ketika mendapat laporan tersebut. Kepala Desa (Santoso), Kepala Dusun (Agus S Arifin) Bersama Babinsa (Sertu Amsori) langsung turun tangan mendatangi Lokasi sesaat setelah mendapat laporan dari Budiyanto salah satu tetangga Nenek Busiya.

Kepala Desa Botolinggo, Santoso mengatakan, Pihaknya Siap membantu memperbaiki Rumah Nenek Busiya atau Buk To. ” Pemdes dan babinsa sudah melihat langsung kondisi rumah nenek busiya, sangat memprihatinkan. Pak Kasun dan tukang kayu kebetulan warga krajan sedang menghitung apa saja bahan yang perlu disiapkan, misalnya Kasibot, Asbes, Kayu usuk, Kayu plafon, kayu Pel serta beberapa macam paku. Selanjutnya dalam waktu dekat kami akan menyiapkan bahan untuk memperbaiki rumah nenek busiya,” ujarnya.

Lebih lanjut Santoso menjelaskan, secepatnya akan mendatangkan bahan-bahan untuk memperbaiki rumah nenek busiya. ” Alhamdulillah warga sekitar sangat antusias siap gotong royong membantu tenaga, nantinya kalau bahan-bahan sudah lengkap, langsung kita kerjakan bersama-sama,” terang kades.

Sementara itu, Budiyanto dan warga setempat, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Botolinggo, Kepala Dusun serta Babinsa telah merespon dengan cepat turun langsung ke rumah nenek busiya. “Apalagi Pak Kades siap membantu memperbaiki rumah nenek busiya, begitu bahan-bahan sudah datang warga siap gotong royong”, pungkas Yanto. (Zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.