Diduga Pengembang CBD Polonia Melakukan Penipuan Berjamaah

0
87
Salah satu Advocat Delapan Plus, Boasa Simanjuntak, SH.MH.

MEDAN, radar-x.net – Pengembang CBD (Central Business District) Polonia diduga keras melakukan penipuan secara berjamaah terhadap para konsumen (masyarakat) untuk membeli unit-unit ruko di komplek CBD Polonia. Bahkan bujuk rayu penipuan yang dilakukan tidak tanggung-tanggung dengan membuat akta perjanjian notaris, agar konsumen (masyarakat) jadi membeli unit ruko di komplek CBD Polonia.

Pasalnya, salah satu korban penipuan yang bernama Albert Mangihut Tona Sinaga. Karena merasa dirinya ditipu, Albert Mangihut Tona Sinaga langsung memberikan kuasa khusus kepada Law Office Advocaat Delapan Plus untuk melakukan upaya hukum terhadap pihak pengembang CBD Polonia atas akta perjanjian yang dibuat oleh notaris BELAHIM SH MKn di Deli Serdang.

Kepada radar-x.net, Sabtu 29 Juni 2019 salah satu Advocat Delapan Plus, Boasa Simanjuntak, SH.MH., mengatakan, bahwa memang benar telah datang kepada Advocat Delapan Plus salah seorang yang di duga menjadi korban penipuan berjamaah yang dilakukan oleh pengembang CBD.

” Adapun dugaan penipuan yang dilakukan pengembang secara berjamaah adalah sebagai berikut;
1. Bahwa Saudari Helena Tanaka sebagai Marketing Ruko CBD Polonia
melakukan segala bujuk rayunya berupaya meyakinkan klien kami Albert Mangihut Tona Sinaga untuk membeli unit Ruko CBD Polonia dengan memberikan fasilitas kredit dan jaminan pembelian telah mencapai 5 (lima) tahun harga jual tidak naik 100% (seratus persen). Maka kami (PT CENTRAL
BUSINESS DISTRICT POLONIA) akan membeli kembali dengan harga
kenaikan 100% (seratus persen). Untuk itu, lanjutnya, kami ((PT CENTRAL BUSINESS DISTRICT POLONIA) berani membuat pernyataan di Notaris.———————-
2. Untuk lebih meyakinkan pembeli, Drs Benny Basri turut membubuhi tanda tangan di dalam akta perjanjian sebagai saksi penjamin,” Beber Boasa Simanjuntak, SH.MH yang cukup Vokal dalam mendampingi Klien-klien nya.

Ditambahkannya, berdasarkan Surat Kuasa Khusus yang diterima oleh Law Office Advocat Delapan
Plus, pihaknya telah melakukan somasi kepada pihak CBD Polonia untuk menyelesaikan isi akta perjanjian tersebut secara persuasif dengan itikad baik pengelola CBD Polonia.

” Namun apabila somasi tersebut tidak di tanggapi dengan itikad baik, maka penerima kuasa akan melakukan upaya hukum membuat laporan polisi.” Pungkas Boasa.(Mulya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.