Di Gugat BANK BRI, LBH-PHH Berikan Bantuan Hukum Gratis Terhadap Masyarakat

0
53
Subhan Adi Handoko, S.H., Advokat muda sekaligus ketua umum LBH-PHH yang konsisten berikan bantuan hukum kepada masyarakat.

JEMBER, radar-x.net – Bank BRI Cabang Sumberjambe, Jember kini melayangkan gugatan sederhananya kepada Debitur/Konsumen yang melakukan wan prestasi(ingkar janji). Dalam Gugatannya pihak Bank BRI selaku Penggugat diwakili oleh kepala Unit Bank BRI Sumberjambe, dkk.

Pihak Tergugat yaitu masyarakat yang notabene awam sangat ketakutan karena dirinya dipanggil untuk menghadap ke Pengadilan Negeri Jember. Akhirnya, para tergugat meminta Bantuan Hukum di Kantor LBH-PEDULI HUKUM DAN HAM (LBH-PHH) yang kebetulan satu kecamatan dengan kantor cabang BRI yang berada di desa Cumedak Kec. Sumberjambe.

Seperti yang disampaikan oleh Subhan Adi Handoko, S.H., ketua umum LBH-PHH kepada media ini, ” kami sifatnya memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma( gratis ) kepada masyarakat, apalagi disini masyarakat masih awam hukum, dan terkait gugatannya BANK BRI kepada beberapa masyarakat Sumberjambe itu betul sekali mas, sampai hari ini sudah dua(2) orang Tergugat yang meminta bantuan ke kantor kami,” ungkapnya.

Baca juga: Didgua kasus pidana dipaksakan DPW PARI turun tangan.

Dilanjutkannya, “untuk surat kuasa sudah kami daftarkan di Kepanitraan Pengadilan Negeri Jember, dan sudah siap mendampingi/mewakili hak dan kepentingan klien,” tandasnya, saat ditemui dikantornya, hari ini Rabu(8/05/2019), Pukul 14.00 WIB.

“Sebetulnya terkait Gugatan sederhana yang dilakukan BANK BRI itu sah-sah saja kok mas, tetapi bok yoh mikir toh Bank BRI itu, apakah sudah betul tah sistem yang mereka pakai? Jangan hanya konsumen saja yang dituntut hak-haknya, Perbankan harus juga memenuhi kewajiban-kewajibannya untuk konsumen.” Terusnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, “bahwa dengan landasan apapun program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digulirkan BRI Pinjaman dibawah Rp.50 Juta tanpa harus adanya agunan/jaminan. Karena sesuai dengan Program pemerintah untuk mendukung laju perekonomian masyarakat kurang mampu,” kata Advokat muda ini yang sekaligus sebagai ketua umum LSM-KPK.

“Saya selaku kuasa hukum masyarakat sebagai Tergugat di PN Jember akan mengoptimalkan pembelaan saya kepada Masyarakat. Putusan tetap ditangan Hakim. BRI mulai arogan, masyarakat miskin digugat ya menjerit mas, wong dia bukan tidak ada etikat baik melainkan memang kondisinya betul-betul tidak asa buat mengangsur ke BRI.” Jelasnya.

Pantauan media ini, sidang sudah berjalan dan pihak Tergugat melalui kuasa hukumnya sudah menyerahkan jawaban gugatan dari Bank BRI. Dan setidaknya sudah ada dua(2) masyarakat desa Sumberjambe yang digugat oleh Bank BRI. (Andres)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.