Di Duga Kasus Pidana Dipaksakan, DPW P.A.R.I Turun Tangan

1
14
Andres Andika, S.H., Advokat PARI Sekaligus Anggota LBH-PHH saat temui terdakwa di PN Banyuangi.

Banyuwangi, radar-x.net – Pesatnya Organisasi Advokat (OA) saat ini tidak menjadi rintangan bagi OA yang satu ini, sebut saja P.A.R.I (Persatuan Advokat Republik Indonesia) yang namanya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat.

Siang ini kasus dengan No.perkara 298/Pid.B/2019/PN.Byw a.n Terdakwa Ahmad Yono, dari desa Gambiran Kalisat sudah mulai masuk tahapan tanggapan eksepsi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), karena minggu kemarin dakwaan dari JPU di eksepsi oleh Penasehat Hukum terdakwa.

Seperti yang dijelaskan oleh Penasehat Hukum terdakwa, Subhan Adi Handoko, S.H., yaitu ketua DPW. PARI Tapal Kuda (Banyuwangi, Jember, Situbondo dan Bondowoso), ” Kami hadir untuk membuat fakta hukum terang benderang saja biar tidak ada yang disamarkan dipersidangan, apalagi kasus yang saat ini kami kawal dengan Nomor perkara 298 tersebut sejak dari Polres sampai masuk ke tahapan sidang kami kawal terus dengan biaya “GRATIS”, kami akan ungkap segala bentuk kriminalisasi terhadap klien kami karena siapapun tidak ada yang kebal hukum, hari ini kami tidak hadir di persidangan, kami Substitusikan kepada rekan kami di Banyuwangi,” tandasnya, saat di konfirmasi via sambungan telephone, hari ini Rabu (15/05) Pukul 16.00 WIB.

Dilanjutkannya, “pokoknya siapapun yang mencoba bermain main dengan penegakan hukum akan terkena sendiri imbas akibat dari perbuatannya, kami terus Huznudon(prasangka baik) kepada semua pihak, namun fakta demi fakta sudah kami kumpulkan dan mengerucut terhadap dugaan adanya dugaan permainan bola merah dalam kasus ini, jelasnya dalam analoginya. (Ponk)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.