Mulya Koto Berharap Aparat Penegak Hukum Serius Ungkap Kasus Dugaan Penculikan

0
60

MEDAN, radar-x.net – Sejak 4 Maret 2019 gadis yang berusia 19 Tahun bernama Sri Rahayu ini menghilang diduga menjadi korban penculikan. Sementara, Orang tua kandung Sri Rahayu Budianto dan Latifah telah melaporkan peristiwa mengilangnya anaknya tersebut kepada pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sumatera Utara, Resort Tebing Tinggi yang beralamat di Jl. Pahlawan nomor 12 Tebing Tinggi dan tertuang dalam berita acara meninggalkan rumah/tidak pulang ke rumah pada 8 April 2019 yang telah di tanda tangani atas nama Kapolres Tebing Tinggi yaitu Zuardi yang berpangkat Aiptu dengan NRP 730660377.

Sri Rahayu yang tinggal di Jl. pendidikan, gang puskesma, dusun V, desa paya pasir, kecamatan Tebing Syabandar, Kabupaten Sergai ini mempunyai ciri-ciri tinggi kurang lebih 160 cm, rambut hitam panjang lurus, kulit sawo matang dan perawakan badan sedang sampai berita ini dirilis belum juga ditemukan ataupun titik terang keberadaannya baik dari masyarakat setempat ataupun dari pihak kepolisian.

Mendengar hilangnya Sri Rahayu sejak 4 Maret 2019 sontak membuat Aktivis KPK Nusantara Sumatera Utara, Mulya Koto angkat bicara, sebab menghilangnya Sri Rahayu sudah melebar luas di dunia maya facebook.

” Saya menduga menghilangnya Sri Rahayu karena korban penculikan, sebab dia bukan anak kecil yang tidak tau arah pulang ke rumahnya,” kata Mulya Koto ketika di konfirmasi melalui handphone selulernya, Rabu 10 April 2019 sore.

Mulya berharap agar Pihak Kepolisian serius menindak lanjuti laporan dari pihak keluarga, sebab sudah hampir 1 bulan lebih korban belum juga ditemukan. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.