Ketua DPC PDI-P Laporkan Dugaan Adanya Pengurangan Hasil Perolehan Suara Ke Bawaslu

0
33

PELALAWAN, radar-x.net – Penyelenggaran Pemungutan Suara Legeslatif dan Presiden yang di laksanakan secara bersama-sama pada 17 April 2019 sudah berakhir, namun dalam pelaksanaannya diduga terlihat banyak terjadi kecurangan dan pelanggaran yang dilakukan secara masif atau secara bersama-sama.

Pasalnya, hal tersebut seperti yang terjadi di Kecamatan Pangkalan Kuras Daerah Pemilihan (Dapil) 4, yang mana akibat kecurangan ini Partai PDI Perjuangan merasa di rugikan akibat adanya dugaan pengurangan hasil perolehan suara PDI Perjuangan yang di lakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Pangkalan Kuras.

Ironisnya, akibat kerugian yang di alami PDI Perjuangan Ketua DPC Partai PDI- P Kabupaten Pelalawan Suprianto SP, resmi melaporkan permasalahan tersebut Ke Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Pelalawan. Sabtu (27/04/19).

“Dengan hasil pemilihan umum legeslatif dan pemilihan Presiden harapan kita seluruh penyelenggara itu menjalankan fungsinya sesuai aturan dan amanah undang-undang, namun kami melihat di dapil 4, Pangkalan kuras Kabupaten Pelalawan ada kejanggalan penghitungan suara, sesuai dengan laporan salah satu caleq kita dari dapil 4 Manutur Butar dengan nomor urut 4, bahwa ada perbedaan Antara Form C1 dengan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan,” kata Suprianto.

Dijelaskannya, hasil rekapitulasi tersebut antara lain; 1. Terdapat kesalahan dalam pengisian hasil perolehan Suara partai PAN yang awalnya di buat 000, namun di rubah menjadi 0002 pada Form C1. 2. Terdapat tidak di berinya tanda silang pada kolom hasil perolehan suara setiap partai dan calek pada form C1. 3. Terdapat kesalahan dalam penjumlahan hasil perolehan suara dari PAN yang berjumlah 54, yang seharusnya hanya berjumlah 52, pada form C1 TPS 01 kelurahan Sorek 2, suara untuk PAN = 6 suara, dan suara caleq atas nama burhan = 46 suara. Jika di total jumlahnya hanya 52 suara.

“Tetapi pada saat peleno di kecamatan tetap di buat 54 dengan cara menambah jumlah perolehan suara calek dari PAN atas nama Ratnan Aswan sebanyak 2 suara yang pada form C1 sama sekali tidak memperoleh suara,” jelas Suprianto.

Suprianto menambahkan, ke 4. Terdapat kesalahan dalam penjumlahan hasil perolehan suara pada form C1, yang seharusnya 75 tetapi di buat 74, dan pada saat rekapitulasi tingkat kecamatan tetap di buat 74. 5. Terdapat perbedaan hasil perolehan suara PDI-P antara form C1 yaitu sebanyak 49 suara dan form DAA1 sebanyak 26 suara yang merugikan suara PDI- Perjuangan sebanyak 23 suara.

” Saya juga telah membaca di media online Pelalawan cakaplah.com, bahwa salah satu PPK sudah membuat pernyataan permohonan maaf, karna adanya penggelembungan suara yang di lakukan oleh PPK terhadap calek tertentu, maka tidak menutup kemungkinan hal yang sama juga terjadi kepada PDI Perjuangan. Maka dari itu saya selaku ketua DPC PDI Perjuangan menyampaikan kepada seluruh penyelenggara agar permasalahan ini benar-benar di tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” harapnya.

Menurut Nanang Wartono SH.MH., Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan bagian kordinator Devisi Penindakan pelangaran menyampaikan kepada awak media di kantornya, bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan kajian awal untuk memeriksa kelengkapan syarat formil dan material laporannya terlebih dulu.

” Dalam waktu dekat saya akan memeriksa kelebgkapan syarat formilnya dulu, namun untuk penetapan pasal pelanggaran belum bisa dipastikan, tetapi dalam permasalahan ini patut kita duga ada pelanggaran tindak pidana pemilu yang dilanggar,” tandasnya. (Pran S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.