Pembangunan Tower Salah Satu Telpon Seluler Menjadi Keluhan Warga

0
74

SAMPANG, radar-x.net – Masuknya teknologi di pedesaan menjadi sarana yang sangat menunjang terhadap kemajuan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian pedesaan dan menjadi salah satu alat komunikasi untuk membantu dalam meningkatkan perkembangan di pedesaan dari semua sektor baik dalam bidang bisnis maupun di bidang pendidikan.

Pasalnya, meningkatnya perekonomian di kalangan masyarakat dan perkembangan arus serta pengetahuannya tak lepas dari manfaatnya alat komunikasi sebagai sarana prasarana.
Ironisnya, jika dalam pengadaan alat bantu komunikasi berupa tiang tower yang akan dibangun oleh pihak pihak tertentu di permukiman warga akan menuai banyak kejanggalan bila tidak ada komunikasi sebelumnya, seperti yang sedang terjadi desa Pandiyangan kecamatan Robatal Sampang yang sampai saat menjadi PR bagi owner terkomsel karena pembagunan tower tersebut menuai protes keras dari warga setempat. Rabu, 06/03/2019.

Menurut keterangan dari Supandi, kepala desa Pandiyangan bahwa pembangunan tower tersebut tanpa izin warga setempat dan pemberitahuan kepada dirinya sebagai kepala desa Pandiyangan kecamatan Robatal kabupaten Sampang Jawa Timur.

Selain itu, Syaiful Arifin ketua karang taruna desa Pandiyangan sangat menyesalkan dengan adanya pembangunan tower tersebut karena tidak bermusyawarah terlebih dahulu dengan warga setempat, padahal dengan adanya tower tersebut akan menambah perkembangan pengetahuan dan meningkatkan perekonomian rakyat.

“Begini mas, sebenarnya tower itu memang sudah setahunan berdiri, dengan alasan dalam satu tahun itu adalah masa percobaan, dan sekarang pihak owner akan membangunan tower tersebut menjadi lebih luas dan lebih besar,” kata Ach. Syaiful Arifin.

Hal senada disampikan oleh warga setempat dengan nada jengkel, bahwa dari pihak tower telkomsel itu tidak pernah mengadakan komunikasi dengan warga.

Sementara H. Atnamin pemilik lahan yang digunakan untuk pembangunan tower tersebut tidak bisa dihubungi karena bekerja diluar negeri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak telkomsel belum bisa memberikan penjelasan. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.