Pengangkatan Zulfikar Sebagai Penghulu Adat DT Rangkayo Mudo Menuai Kontroversi

0
203

PAINAN, radar-x.net – Sehubungan dengan akan diangkatnya Zulfikar sebagai Penghulu Adat Kaum Suku Panai Lundang Pasa Lamo dengan gelar Datuk Rangkayo Mudo oleh Kerapatan Adat Nagari (K.A.N) Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, hal ini akan menimbulkan masalah serta akan berpolemik di tengah-tengah masyarakat terutama di anak kemenakan yang berkaum.

Pasalnya, gelar Kebesaran Adat ini sesuai dengan hasil Musyawarah Mufakat seharusnya di jabat oleh ARDINAL, bukanlah dijabat oleh Zulfikar, semua ini dijelaskan oleh beberapa orang anak kemenakan Kaum Suku Panai Lundang Pasa Lamo kepada awak Media radar-x.net (Rabu, 06/02) sekitar pukul 14.00 wib di Painan.

Menurut mereka (AL, KITAL, DARSIL dan yang lainnya) menjelaskan bahwa, berdasarkan dari hasil musyawarah Mufakat kaum yang dilaksanakan tertanggal 20 Maret 2016, disepakati bahwa ARDINAL yang akan menjabat sebagai Penghulu Adat Kaum Suku Panai Lundang Pasa Lamo dengan Gelar Datuak Rangkayo Mudo, dimana sebelumnya di jabat oleh mamak kami yang bernama JAMADIS di karenakan beliau sudah lanjut usia.

” Hal ini sesuai dengan bunyi surat kami berkaum yang ditujukan kepada Yth. Angku Rajo Adat Ketua K.A.N. Air Haji,” kata mereka.

Lebih lanjut dijelaskannya, berdasarkan pantauan mereka baru-baru ini pihak Zulfikar sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk Pengukuhan Gelar, dan anehnya pada hari Sabtu, tanggal 09 Februari 2019 ini, bahwa Ketua K.A.N Air Haji JAFRI St Rj LELO akan Melantik/Mengukuhkan Zulfikar sebagai Penghulu Adat Kaum Suku Panai Lundang Pasa Lamo dengan Gelar Datuak Rangkayo Mudo.

” Padahal yang telah disepakati oleh Kaum secara Musyawarah Mufakat adalah ARDINAL sebagai Penghulu Adat dengan Gelar Datuak Rangkayo Mudo, tetapi anehnya kenapa Ketua K.A.N Air Haji harus tetap untuk melewakan Zulfikar sebagai Penghulu Adat, ada permainan apa dibalik semua ini ………?. Padahal jika merujuk pada isi surat K.A.N Air Haji tertanggal 31 Januari 2019, bernomor :03/KAN-AH/I/2019, Perihal : Surat Pembatalan, yang ditujukan Kepada Kapolsek Linggo Sari Baganti yang di tanda tangani oleh Ketua KAN Air Haji JAFRI St Rj LELO dan di stempel KAN Air Haji, adapun bunyi surat Pembatalan tersebut adalah Atas Nama Ketua KAN Air Haji MENCABUT DAN MEMBATALKAN Surat Rekomendasi Nomor : 02/KAN-AH/Rek/I/2019, tentang Izin Batagak Penghulu tertanggal 22 Januari 2019, maka dari itu kami tidak habis fikir kenapa Ketua K.A.N Air Haji harus ngotot untuk melewakan Zulfikar sebagai Penghulu……..?, maka dari itu kami menduga telah terjadi permainan antara Ketua K.A.N Air Haji dengan ZULFIKAR………?,” ungkap mereka secara bersama.

Sementara itu sebelum berita ini dinaikan, Wartawan Media ini sudah mencoba menghubungi Ketua K.A.N Air Haji JAFRI St Rj LELO melalui HPnya bernomor 0852 7119 2xxx, namun HP bernomor tersebut tidak dapat dihubungi, meskipun sudah beberapa kali dihubungi ke nomor HP tersebut. (PNK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.