Selain Musyawarah HUT ke 3, LSM KPK Nusantara Bahas Pronyek Yang Diduga Tumpang Tindih

0
152

SAMPANG, radar-x.net – Lembaga merupakan salah satu kelompok yang mebesarkan nama baik negara, tak lepas dari itu tugas pokok lembaga adalah memberikan nilai yang terbaik untuk negeri ini. Seperti halnya, lembaga diberikan ijin resmi oleh pemerintah untuk membantu melestarikan kemajuan dan perkembangan dalam negeri, serta membantu mensejahterakan rakyatnya. Mulai dari segi ekonomi sampai pendidikan dan kesehatan.

Memantau kinerja anggota LSM KPK Nusantara DPC Sampang selama tiga tahun terakhir, awak media RADAR-X berusaha untuk menemui pimpinannya dan ingin tau lebih jauh sampai dimana kinerja anggotanya dilapangan, dan memantau kerja pemerintah secara profesional untuk masa depan negeri ini.

Muhlis, ketua DPC LSM KPK Nusantara Kabupaten Sampang.

Muhlis ketua DPC LSM KPK Nusantara Kabupaten Sampang mengatakan, “begini mas, kami ada di kabupaten sampang ini sudah tiga tahun, dan alhamdulillah selama ini kami mendapat nilai baik dan positif dari masyarakat dan pemerintah kabupaten Sampang, mulai dari pemerintah desa sampai pemerintah di tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Lelaki berambut pirang ini menjelaskan, “insya allah di akhir desember 2018 ini, kami akan segera mengadakan musyawarah terbuka. Selain akan membahas HUT LSM KPK Nusantara ke 3. Kami akan musyawaroh dengan semua anggota membahas secara detail dengan adanya informasi yang masuk ke redaksi kami, yaitu tentang adanya pronyek yang diduga tumpang tindih” tuturnya, sambil tersenyum. Karena kami adalah lembaga anti rasuah yang tugas pokoknya yaitu memantau kinerja pemerintah dan para pengelola uang negara,” tambahnya.

Saat ditanya status dan lokasinya tentang pronyek yang diduga tumpang tindih itu, muhlis menjawab dengan tegas. “Ini kan masih informasinya saja mas,,,!!! yang sebenarnya kami masih dalam penyelidikan dan dalam penggalian informasi yang lebih akurat agar pantauan kami tidak sia-sia,” tegasnya.

Sementara, Moh. Nuri, Tim investigasi asal kecamatan Camplong kabupaten Sampang menjelaskan, “selama kami selalu berkordinasi dengan semua pihak kepala desa se-kabupaten Sampang, agar tidak terindikasi penyelewengan, karena kami adalah mitra semua kepala desa dan pemerintah se-kabupaten Sampang,” ujarnya.

Selain itu, Lanjut Nuri, “tim kami bila melakukan investigasi ke lapangan pasti disertai surat tugas dan wajib pakai seragam dan di lengkapi ID Card yang masih berlaku karena itu aturan dan petunjuk dari ketua umum LSM KPK Nusantara,” tutupnya. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.