Erfan Lelor Ketum Lhasbira akan Mengawal Kasus Ahroji Bersama Lsm se-Bondowoso

0
24

BONDOWOSO, radar-x.net – Pasca tertangkap nya Bupati Lira Bondowoso Ahroji oleh tim saber pungli Bondowoso jumat lalu, membuat beberapa LSM di Bondowoso sepakat menyatukan Visi untuk kawal proses hukum Ahroji dan mengawasi penggunaan Dana Desa guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di Kabupaten Bondowoso.

Puluhan LSM di Bondowoso beberapa kali mengadakan diskusi soal kasus Bupati Lira Ahroji dan kasus kuropsi yang lain yang ada di Bondowoso.

Bukti nyata Solidaritas sesama LSM, rekan-rekan LSM Bondowoso Besuk Ahroji yang saat ini menjadi tahanan Polres Bondowoso atas perkara dugaan pemerasan dengan tuntutan pasal 368 KHUP oleh saber pungli beberapa hari lalu di wilayah kecamatan klabang Bondowoso.

Ahroji sempat di konfirmasi oleh rekan media perihal status dirinya setelah dirinya di tetap kan sebagai tersangka oleh Tim Saber Pungli beberapa hari lalu, ia menyatakan dengan tegas bahwa dirinya akan menghormati Proses hukum yang di hadapi dan dia pun mengakui kesalahan nya.

” Saya mengakui bahwa kasus yang menimpa saya ini adalah murni kesalahan saya, keteledoran saya tidak ada kaitannya dengan siapapun, dan saya mengucapkan terimakasih kepada temen-temen LSM Bondowoso,” kata Ahroji, Selasa (4/12/18).

” Saya sangat berterima kasih pada rekan”rekan LSM yang datang menjenguk saya di Rutan Polres Bondowoso,” ungkapnya.

Ahroji menambahkan, bahwa ada satu hal yang ingin saya sampaikan di hadapan teman-teman Lsm, bahwa selesai ini saya akan bongkar habis-habisan semua kasus korupsi di Bondowoso.

” Saya akan bongkar habis-habisan semua kasus korupsi di Bondowoso,” tambah Ahroji.

Sementara, Erfan Lelor salah satu aktivis Lhasbira yang ikut hadir di polres Bondowoso menyatakan pernyataannya kepada awak media, bahwa LSM se-Bondowoso akan mengawal kasus Ahroji dan kasus lain yang ada di Bondowoso demi tegak nya supremasi Hukum dan dalam rangka pencegahan Tindak pidana korupsi.

” Kami bersama temen-temen LSM Se Bondowoso datang ke sini sebagai bentuk rasa Solidaritas kami dan memberikan penguatan mental terhadap kawan kami Ahroji,” kata Erfan Lelor selaku ketua Umum LSM Lhasbira.

” Bisa saja Ahroji memang punya bukti dugaan korupsi Dana Desa atau yang lain sehingga kades-kades di kecamatan Cerme itu ketakutan dugaan korupsi nya di laporkan, maka dari itu kami meminta kepada penegak hukum agar kades yang memberi sejumlah uang ke Ahroji juga di periksa apa yang menjadi motif kasus ini,” harapnya.

Erfan juga menyatakan bahwa, Kasus Ahroji harus di ungkap seterang-terangnya, karena ini jelas ada unsur sebab akibat. Artinya, tidak mungkin kades-kades itu iuran untuk memberi Rp 40 Juta rupiah kepada Ahroji melalui koordinator kades kecamatan cermee. Kalau tidak ada tujuan tertentu,” tandaz Erfan Lelor. (Guz/Zul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.