Rumah Salah Satu Warga Desa Patarongan Ambruk

SAMPANG, radar-x.net – Musibah menimpa Sayeri, saat korban bangun malam dan keluar rumah tiba-tiba terdengar letupan suara agak keras dari arah korban beranjak, ternyata nasib na’as menimpa dirinya. Senin, 08/10/2018.

Pantauan awak media radar-x.net dilokasi, ambruknya rumah salah satu Warga Dusun Gumurong desa Patarongan Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang Jawa Timur ini merupakan akibat dari faktor bangunan yang sudah tidak layak huni.

Pasalnya, rumah seorang yang hidup sebatangkara ini masih tetap saja ditempati, dikarenakan korban tidak punya pilihan tempat tinggal lain meskipun kondisinya tidak layak huni.

Sayeri hidup sendirian, setiap harinya tidak ada keluarga yang bisa membantu kehidupan sehari-harinya dalam merawat rumahnya. Sebab usianya sudah puluhan tahun, dan pada akhirnya ambruk, untungnya saat peristiwa terjadi, korban tidak ada didalam rumah.

Saat dimintai keterangan, Sayeri mengatakan, “e wektoh eson ka kandeng, entar makanin sapeh, compok kauleh robbhu sanajjen tadek angien (rumah saya roboh, saat saya kasih makan sapi dikandang),” ungkapnya dihadapan camat torjun. Senin, (08/10/2018).
sekitar pukul 03:00 WIB.

Sementara Camat Torjun Sampang Jawa Timur, Dra. Lilis Istiawati MM., membenarkan, “begini mas…!!! Kejadian ini termasuk bencana, dan mengenai kejadian ini, Kami akan menindak lanjuti melalui Kecamatan dan nanti kami akan buatkan surat ke dinas sosial dan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

“Sebenarnya kan sudah ada program RTLH, kenapa rumah bapak Sayeri tidak tersentuh, ini ada apa?,” imbuh Camat.

Ditempat yang sama, relawan pemuda karang taruna desa Patarongan Moh. Haris Saddam Husein, enggan berbicara, hanya fokus ke pekerjaan sosialnya, dalam membereskan pemukiman Sayeri.

Sementara kepala desa Patarongan Moh. Subaidi belum bisa memberikan keterangan karena pada saat itu, pihak Kecamatan meninjau lokasi, kades setempat tidak ada di TKP.

Hingga berita ini diterbitkan, rumah yang ambruk bukan Karena puting beliung, dan juga bukan karena angin kencang atau bencana alam lainnya. Tidak ada korban jiwa, namun barang-barangnya masih belum bisa diselamatkan. (Far)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.