Kemensos, Cegah Konflik Sosial Dengan Program Tandon Air Bersih

0
58
Sekretaris Dinas Sosial Fariqul Mashudi, saat Sambutan.

JEMBER, radar-x.net – Kementrian Sosial (Kemensos) RI melalui Forum Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat (FKSBM) “Lentera” bersama Dinas Sosial, Danramil, Kapolsek, PMD Kecamatan Jelbuk menggelar kegiatan Sarasehan Keserasian Sosial, Rabu, (24/10/2018).

Dikemas dengan tema “ Merawat Keharmonisan Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI” di Dusun Cangkring Desa Sukojember Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember.

Giat hadir dalam acara, Sekretaris Dinas Sosial Fariqul Mashudi, Kasi PMD Teguh Santoso, Danramil Kecamatan Jelbuk, Kopolsek Kecamatan Jelbuk, Kepala Desa Sukojember dan sejumlah tokoh Agama serta masyarakat.

Ahyarianto selaku Kepala Desa Sukojember menyampaikan, dengan adanya kegiatan ini, dan juga program pemerintah yang telah dilaksanakan berupa Tandon air bersih agar betul-betul dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

” Untuk itu, Program ini merupakan tanggung jawab bersama, untuk memelihara dan merawatnya. Karena hal ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah kepada rakyat,” ucapnya.

Sementara Teguh Santoso mengucapkan, “saya apresiasi dengan adanya serasehan kita dapat berkumpul langsung bersama masyarakat, ini merupakan kebanggaan bagi kami,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi serta ikut andil dalam membangun Desa dan memelihara dari berbagai yang ada di Desa, dengan harapan tercipta rasa saling membantu dan menolong.

Menurut Sekretaris Dinas Sosial Fariqul Mashudi, bahwa serasehan merupakan cara untuk mencegah terjadinya konflik sosial yang sering terjadi dimasyarakat. Untuk itu apabila terjadi konflik sosial, hendaknya diselesaikan secara kekeluargaan atau melalui mediasi, agar tercipta hidup yang kondusif dan sejahtera.

Ia juga menjelaskan, bahwa program Tandon air merupakan program dari Kementrian Sosial RI yang bersifat stimulan. Hal ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarat, mulai dari perencanaan, penerima manfaat hingga pemeliharaan. Tujuannya agar tertanam jiwa sosial yang baik, saling menolong, kerja bakti dan gotong royong.

” Meskipun anggarannya kecil, tetapi manfaatnya akan dirasakan oleh semua masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya meninginginkan kegiatan ini agar betul-betul dimanfaatkan dan dijaga kelestariannya dengan harapan kegiatan atau program yang bersifat stimulan bisa dirasakan oleh masyarakat khususnya masyarakat sekitar.

Ditambahkan Danramil, menguatkan hal tersebut bahwa hidup berbangsa dan bernegara membutuhkan jiwa sosial yang tinggi serta menanamkan rasa toleransi kepada sesama tanpa memilih-milih golongan, ras, suku dan adat, tentu semua ini adalah semata-mata untuk menjaga keutuhan NKRI.

” Saya menghingbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetep semangat untuk menjaga kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (Abas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.