Jalan Kaki ke Jakarta, Sukma Umbara Perjuangkan Guru Honorer

0
76
Sukma Umbara saat jalan kaki menuju Jakarta.

INDRAMAYU, radar-x.net – Langkah Sukma Umbara (31) mantap, saat berjalan menyusuri beberapa kabupaten/kota menuju ke Istana Presiden. Guru honorer SD Cadas Ngampar Kabupaten Indramayu itu, hanya mengenakan sandal gunung, kemeja hitam, menggendong tas punggung dan sambil membawa bendera PGRI berwarna putih.

Sukma diketahui telah berjalan dari Indramayu sejak pekan lalu, untuk menemui presiden dan memperjuangkan hak para honorer agar segera diangkat menjadi PNS. Terhitung, sudah beberapa kota/kabupaten dilaluinya selama sepekan, diantaranya Subang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Cianjur.

”Saya ketitipan surat dari honorer di setiap daerah yang saya lewati, semuanya ditujukan untuk presiden. Kalau saya sampai di Jakarta dan diizinkan bertemu beliau, saya tidak akan banyak bicara. Saya akan langsung sampaikan amanat (surat) dari para guru ini, semoga saya amanah,” kata Sukma ketika beristirahat di kawasan Cianjur kota, Senin 22 Oktober 2018.

Tidak mudah untuk dapat terus berjalan menuju ke istana, bahkan Sukma terpaksa berhenti beberapa kali karena kelelahan. Beruntung, guru-guru di daerah yang dilalui menyambut dia dengan sangat terbuka.

Sukma Umbara saat disambut Guru Honorer Daerah.

Guru honorer yang sudah 13 tahun mengajar itu bersyukur, karena rekan sesama honorer begitu memperhatikan kedatangannya. Bahkan, dia pun mendapatkan tempat beristirahat yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Sebenarnya, kedatangan Sukma sudah ditunggu oleh sejumlah honorer Kabupaten Cianjur sejak Minggu 21 Oktober 2018. Hanya saja, Sukma mengaku kelelahan setibanya di perbatasan Kabupaten Bandung Barat-Cianjur, sehingga ia pun memutuskan untuk beristirahat di PGRI Rajamandala.

Kemudian ia tetap memaksakan diri dengan meneruskan perjalanan menuju ke Cianjur. Akan tetapi, hari sudah malam dan Sukma pun memutuskan untuk bermalam di rumah seorang guru SDN Ciranjang II.

”Pada intinya, apa yang saya lakukan ini diharapkan bisa mewakili keinginan semua honorer di Indonesia. Walaupun aksinya di Jawa Barat, tapi yang saya lakukan ini untuk semua honorer Indonesia,” kata dia.

Pada Senin pagi, ia akhirnya tiba di perkotaan Cianjur setelah melewati wilayah kecamatan yakni Sukaluyu dan Karangtengah. Pria tersebut sempat beristirahat dan mendapat perawatan di Asten Kodim 0608 Jalan Raya Panembong.

Ia menyebutkan, akan melanjutkan perjalanan menuju Istana Presiden melalui Kecamatan Cugenang. Sukma akan menempuh perjalanan dengan trek yang menanjak di Kecamatan Cugenang-Cipanas. Diperkirakan, menjelang sore Sukma sudah memasuki wilayah Kecamatan Cipanas dan perbatasan Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Ketua Forum Honorer Kabupaten Cianjur Magfur mengaku, telah menunggu kedatangan Sukma bersama sejumlah guru honorer dari perkotaan hingga selatan Cianjur.

”Sebelumnya, kami sudah menemui Sukma ketika dia masih berada di Bandung. Dia menolak untuk ditemani, dan dia bilang hanya menerima titipan surat tuntutan untuk disampaikan ke presiden saja,” ucap Magfur.

Menurut dia, honorer Cianjur tidak menitipkan surat kepada Sukma sesampainya di wilayah perkotaan. Magfur hanya menyambut kedatangan guru honorer tersebut.

Ia mengaku, apa yang dilakukan Sukma menjadi motivasi yang sangat besar bagi para honorer Cianjur untuk terus memperjuangkan hak mereka. Tuntutan secara tertulis pun, sejauh ini dirasa sudah cukup terwakili oleh rekan-rekan honorer lain di seluruh daerah

”Jadi kami hanya mendukung upaya yang dilakukan rekan seperjuangan,” ucapnya singkat.

Hingga saat ini, guru honorer di Cianjur masih menjalankan aksi mogok mengajar sebagai bentuk protes karena belum direalisasikannya tuntutan mereka. Magfur belum bisa memastikan, berapa banyak guru yang pekan ini berpartisipasi dalam aksi mogok. (Nas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.