35 Penyuluh Agama  Non PNS Bondowoso, Ikuti Diklat Teknis Subtantif Kompetensi

0
227
Pemasangan Id card secara simbolis oleh Kepala Kemenag Bondowoso.

BONDOWOSO, radar-x.net -Kementrian Agama Republik Indonesia bekerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan keagamaan Surabaya gelar Diklat Teknis Subtantif Kompetensi Penyuluh Agama Non PNS di Aula Kemenag Kabupaten Bondowoso. Senin, (15/10/2018).

Hal ini untuk mengembangkan serta meningkatkan SDM para Penyuluh Agama Non PNS di Bondowoso dari berbagai bidang garapan selama 5 hari.

Muslimin, Ketua Panitia Pelaksana, saat Sambutan.

Muslimin, Ketua Panitia Pelaksana bersyukur dan Alhamdulillah bisa bersilaturrahim bersama para Penyuluh Agama Islam Non PNS di Bondowoso. Sedangkan tujuan utama dari Diklat tersebut, yakni untuk meningkatkan kompetensi para penyuluh agama, khususnya di Bondowoso.

” Syukur Alhamdulillah bisa bersilaturrahim bersama para Penyuluh Agama. Dari kegiatan Diklat ini, kita harapkan para penyuluh agama di Bondowoso dapat menambah wawasan keilmuannya dan mampu mengimplementasikan di lapangan. Baik dari segi sikap, pengetahuan dan keterampilan, sehingga penyuluh yang ada betul-betul berkompeten dan profesional dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Menurutnya, penyuluh langsung bersentuhan dengan masyarakat maka dari itu penyuluh harus bisa menjaga integritas dan beradaptasi dengan semua golongan dan berdiri diatas semua elemen dan lapisan masyarakat, dengan harapan agar terciptanya hidup sejahtera, damai, tentram.

Solihul Kirom, selaku Kepala Kemenag Bondowoso, saat Sambutan.

Sementara Solihul Kirom, selaku Kepala Kemenag Bondowoso, mengucapkan terimakasih kepada pihak Balai Pendidikan dan Pelatian keagamaan Surabaya karena sudah percaya kepada pihaknya, sehingga acara ini ditempatkan di Kemenag Bondowoso.

” Saya apresiasi kepada seluruh penyuluh, karena dalam menjalankan tugas dan amanah penuh dengan semangat. Karena jika diukur dari honor yang diterima cukup kecil. Akan tetapi semangatnya luar biasa dalam menjalankan tugas dilapangan. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya diklat ini, mampu mencetak para penyuluh yang prefesional, kreatif serta mampu menciptakan ide-ide positif dalam menjalani tugasnya. Selain itu pihaknya menghimbau kepada seluruh peserta diklat agar momen ini betul-betul dimanfaatkan.

” Saya berharap setelah diklat ini para penyuluh bertambah ilmu dari berbagai bidang garapan. Agar lebih kreatif lagi dan terus berupaya untuk mengabdi kepada Masyarakat. Dengan begitu akan tercipta kedamain dan ketentraman khususnya di Bondowoso yang sudah lebih dikenal dengan lingkungan kondusif,” jelasnya. (Abas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.