Viral Video Pencemaran Nama Baik, Ketua LSM KPK Nusantara DPC Sampang Angkat Bicara

0
158
Muhlis ketua LSM KPK Nusantara DPC Sampang Madura Jawa Timur.

SAMPANG, radar-x.net – Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Korupsi (LSM KPK Nusantara) DPC Sampang, serius menanggapi komentar oknom tukang gigi yang rendahkan profesi LSM dan Wartawan.

Berawal dari viralnya vedio di jejaring whatsapp dan Facebook yang diperagakan oknum tukang gigi dengan ujaran kebencian yang merendahkan profesi Aktifis, baik itu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan wartawan.

Dalam ujarannya, pekerjaan LSM dan wartawan hanya saja mencari kesalahan orang lain. Dan Oknom tukang gigi tersebut membeberkan sebuah temuan kasus yang dilaporkan LSM hanyalah gertakan dan halusinasi. Akhirnya Korban di intimidasi, Kemudian mengiming-imingi beberapa uang. Setelah mererima uang, LSM dan wartawan ikut menikmatinya.

Dengan adanya video itu, Muhlis ketua LSM KPK DPC Sampang Madura Jawa Timur, akan melaporkan oknum tersebut ke pihak yang berwajib untuk diproses sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Saat dikonfirmasi dengan viralnya video tersebut aktifis berambut pirang itu mengatakan, pihaknya akan membawa ke ranah hukum, oknum tukang gigi yang lecehkan profesi LSM dan Wartawan tersebut jika ia tidak segera meminta maaf secara terbuka kepada publik.

” Karena tidak semua LSM dan Wartawan seperti yang dikatakan oknum tukang gigi tersebut karena masih banyak Aktifis LSM dan Wartawan yang telah berkontribusi pada pembangunan Dan perkembangan pengetahuan Masyarakat,” kata aktifis yang puluhan Tahun menekuni jadi penggiat LSM. Pada Jumat, (28/09/2018).

Ia menjelaskan, pihaknya memberi deadline waktu dua minggu untuk kesempatan meminta maaf atas kelakuannya itu, Kalau tidak, maka pihaknya akan melaporkan Oknum tersebut ke Polres Sampang atas nama Lembaga Dan Media.

“Padahal yang kerjakan oknum itu memasang Gigi, apa giginya yang dipasang itu tidak palsu,” imbuhnya sambil marah-marah.

Sementara di Tempat yang berbeda Ach Faridi Wartawan media radar-x.net menegaskan, ” Kami tidak akan tinggal diam mas, sebelum semuanya selesai, ini Sangat melukai perasaan para penggali informasi,” ujarnya.

“Kami beserta jajaran para LSM se-Kabupaten Sampang memberi jangka waktu dua minggu untuk penyampaian minta maaf. Kalau tidak, maka oknum tersebut akan kami laporkan ke Polres Sampang, atas Dasar kasus pencemaran nama baik,” tutup Faridi. (Mun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.