Pengelolaan Gula Kelapa Wujud Kepedulian PTP Nusantara Xll Kalisepanjang Bermitra Dengan Petani

0
548

BANYUWANGI, radar-x.net – Gula serbuk (kristal) yang diproduksi pengrajin gula kelapa di pelosok area perkebunan PTPN XII kali sepanjang mulai merambah pasar internasional.

Samsuri Heri M, selaku manager perkebunan PTPN XII kali sepanjang menceritakan, bahwa gula kualitas ekspor dari area perkebunan, kecamatan Glenmore awalnya prihatin melihat harga gula di tingkat pengrajin jatuh untuk pasar lokal.

Di sisi lain, ia menangkap peluang ekspor gula kristal yang permintaannya tinggi. “Pengolahan Gula kelapa Di PTP Nusantara Xll Kebun Kalisepanjang, di laksanakan kemitraan dengan petani / masyarakat sekitar kebun sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di sekitar Perkebunan,” ujarnya.

Dijelaskannya, dengan Sistem kemitraan tersebut tertuang dalam perjanjian kemitraan bagi hasil dengan sistem cukai, setiap pohon kelapa dikenakan cukai sebesar 1,5 ons/ph/hr (dari potensi /ph/hr) PT Perkebunan Nusantara XIl menyediakan pohon kelapa dan sarana pengolahan Gula Kelapa. Penjualan Gula Kelapa milik petani/mitra dikelola oleh Koperasi Karyawan Perkebunan.

“Pohon Kelapa berfungsi sebagai penaung tanaman kakau dengan jarak 45 ph/ha. Areal Kakao Bulk Kebun Kalisepanjang yang terdapat penaung pohon kelapa seluas 125.62 ha, dengan populasi pohon siap di sadap 1.364 phn/11 phn/ha. Dari Populasi 1.364 pohon akan mendapatkan gula kelapa dari kemitraan sebanyak ±240kg/ha atau 7.200 kg/bln,” jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa potensi produksi gula kelapa di perkebunan kalisepanjang tidak sebanyak puluhan tahun yang silam. “Tetapi kita masih mempunyai pengrajin gula kelapa sekitar ±80 orang yang masih bermitra dan inipun sebagai kepedulian memberdayakan masyarakat sekitar perkebunan,” pungkasnya. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.