Margono Pelawak Asli Bondowoso Tutup Usia

0
718
Prosesi pemakaman Kh. Moh. Nuh Baisuni (Margono) di rumah duka.

BONDOWOSO, radar-x.net – Kembali dunia hiburan berduka, Margono akrab sapaannya, pelawak dan juga pengasuh Ponpes Qusnul Hotimah, alias KH. Moh. Nuh Baisuni, telah meninggalkan kita semua di usia 55 tahun. Ia meninggalkan dua istri dan empat orang anak kandungnya. Pada Selasa (4/9/18) pukul 07.15 Wib.

“Margono (Alm), yang lama mengidap batu empedu pasca operasi terjangkit stroke,” ungkap Ahmad Zaini putra kandungannya.

Selama hidupnya, tambah Zaini, beliau insan seni yang luar biasa. Mulai dari nyanyi, melawak dan terakhir menekuni dunia dakwah. Pelayat banyak yang hadir dirumah duka dari kalangan Kyai hingga orang-orang seni, dan juga beberapa pejabat.

Salah satu kiai dari Jember.

“Innalillahi Wainna ilaihi rojiun, Sosok Margono yang asli Bondowoso, merupakan aset Bondowoso kini telah berpulang,” tambah Johan OB.

Margono juga membangun masjid dan dunia pendidikan diponpesnya, ada tulisan ditembok yang membuat team awak media terkesan dengan tulisan berbahasa Madura.
“Enga’ due’ kunci kaontongan.
Ban kamoljaan dunya Akherat
1. Ce congocoan oreng sepponah
2. Ce’ congocoan gurunah (Ingat kunci keuntungan dan kemuliaan dunia akherat. 1. Jangan membohongi orang tua. 2. Jangan membohongi gurunya)”.

Edy Basran.

“Selamat jalan KH. Moh. Nuh Baisuni Alias Margono, semoga engkau diterima disisiNya,” ucap rekan pelawak Jember Edy Basran ketika diwawancara oleh team radar-x.net. (Guz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.