Ketua Koni : Pordasi Jember Secepatnya Akan Melaporkan Pada KONI Jatim

0
435

JEMBER, radar-x.net – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember terpilih, Abdul Haris Afianto/ Alvin mengatakan, secepatnya KONI Jember akan melaporkan pada pengurus KONI Jatim, bahwa Jember saat ini sudah terbentuk Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) cabang Jember, setelah KONI Jember memberi Surat Keputusan(SK) organisasi berkuda.

Hal tersebut disampaikan ketua KONI Abdul Haris Afianto, yang lebih dikenal dengan sebutan Alvin, usai melepas acara lomba pacuan kuda bersama Kadispora Dedi M Nurahmadi dan dr. Abdul Rohim, serta Pornanto ketua panitia yang juga Kades Badean, Kecamatan Bangsal sari. Rabu (12/9/18).

” Lomba Pacuan kuda se-Jawa dan Bali ini adalah yang pertama di Jember, dalam rangka memperebutkan piala Abdul Rahim Cup. Ternyata peminatnya banyak sekali, bahkan antusias masyarakat sangat tinggi sekali dalam menyaksikan olahraga tradisional rakyat ini, dan olahraga ini perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan lagi,” kata Alvin.

Alvin menjelaskan, bahwa Lomba ini bersekala Nasional yang diikuti dari berapa daerah, terutama yang ada di pulau Jawa dan Bali. Karena olahraga tersebut termasuk olahraga wisata.

” Lomba pacuan kuda ini yang pertama di Jember, dalam memperebutkan piala dr. Abdul Rahim Cup, dan di ikuti ratusan peserta baik dari daerah Jember dan luar kota. Setelah lomba tersebut selesai, maka kami sebagai ketua KONI akan membentuk pengurus Pordasi Jember dan akan dibuatkan SK organisasi dan seterusnya akan di laporkan pada pengurus KONI Provinsi Jatim,” jelasnya.

Selain itu, tambah Alvin, lomba pacuan kuda ini, juga bisa mendapatkan pemasukan pada Negara, karena lomba ini bisa menghadirkan wisatawan lokal maupun MancaNegara seperti halnya Enggrang yang ada di daerah Ledok Ombo dan lainya.

Sementara, dr. Abdul Rahim mengatakan, setelah lomba pacuan kuda se Jawa dan Bali ini selesai, diharapkan Pordasi Jember ini segera terbentuk organisasinya. Sedangkan untuk surat ijin pendirian dan akte sudah dalam proses dan secepatnya KONI Jember akan melaporkan pada KONI Provinsi Jatim.

Lebih lanjut Alvin mengatakan, sebenarnya banyak kantor bank yang akan mendanai momentum pacuan kuda ini, namun semua kita tolak karena saat ini adalah tahun politik. ” Kita khawatir nanti dijadikan komoditi politik bagi yang lain,” ungkap seorang Dokter ini.

Ditambahkannya, yang perlu diapresiasi dalam kegiatan pacuan kuda adalah tersebut, semua anggaran murni dari masyarakat sekitar. bahkan olahraga ini adalah olahraga tradisional yang merakyat dan bisa dijadikan destinasi wisata dan dapat mendatangkan wisatawan lokal maupun Mancanegara.

” Selain itu juga kegiatan tak hanya digelar di dalam kota saja, tapi juga seperti ini di desa Badean Kecamatan Bangsalsari yang tak jauh dari Kecamatan Panti dan Rambipuji,” pungkasnya.

Kadispora Dedi M Nurahmadi mengatakan, setelah usai acara ini, KONI Jember agar segera membentuk pengurus Pordasi Jember, dan setelah lengkap persyaratan serta SK, ia meminta segera dilaporkan pada pengurus KONI Provinsi Jatim.

“Olahraga ini adalah olahraga rakyat yang perlu terus kita lestarikan dan budayakan pada masyarakat, apalagi dengan animo masyarakat yang luar biasa seperti ini, bisa juga untuk mengangkat perekonomian warga setempat dalam konsep ekonomi kreatif dan menghasilkan pendapatan bagi warga sekitar,” kata mantan Sekcam ini.

Pantauan media ini saat lomba pacuan kuda di lapangan, acara sangat meriah sekali, bahkan penonton hingga sampai memadati area pacuan kuda dan yang menyaksikan dari pinggir lapangan. Pada kesempatan tersebut penonton tidak dipungut biaya sama sekali oleh panitia, hanya untuk parkir roda dua saja. (Rez/Dik/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.