Anggota LSM KPK Nusantara DPC Sampang, Kontribusikan Tenaga Dan Fikiran Untuk Warga Surabaya

0
469

SAMPANG, radar-x.net – Surabaya adalah salah satu kota yang paling Besar di Indonesia, begitu banyak kegiatan dan aktivitas pada Warganya. Mulai dari aktivitas rakyat Kecil sampai pejabat tinggi, dari Jual Koran sampai Jual kehormatan, bahkan banyak aktivitas dan pekerjaan yang harus diselesaikan oleh para pejabat dan Pegawai administrasi kota Pahlawan itu.

Ironisnya, masih ada kegiatan tidak pernah usai dan lepas dari Pantauan para pejabat kota Surabaya. Seperti aset negara yang ada wilayah Krembangan Surabaya, padahal jelas bahwa lahan seluas 23 Hektar milik (Pemprov Jatim) Pemerintah Propensi Jawa Timur, yang dikelola oleh dinas kelautan dan perikanan kota Surabaya. Pasalnya, jika jajaran kepemerintahan Propensi dan kota kurang tegas, bahkan pasang surut dalam menangani kasus ini, lambat laun aset Negara akan menjadi milik seseorang.

Pantauan awak media radar-x.net, Kamis (20/09/2018), saat dimintai keterangan terkait gerakan anggota DPC Sampang LSM KPK Nusantara Orasi ke Surabaya, ketua LSM KPK Nusantara DPC Sampang, Muhlis, melalui Sekjennya Makmun S.Pd, menjelaskan, pihaknya datang ke Surabaya memenuhi undangan via WhatsApp DPC Surabaya untuk menggelar unras ke beberapa titik demi membela warga Tambak Asri.

” Begini mas,,, kami bersama anggota LSM KPK Nusantara Sampang datang ke Surabaya memenuhi Undangan via WA dari DPC Surabaya, karena dalam berorganisasi kami mengerti bagaikan organ tubuh manusia, sakit satu-sakitlah organ lainnya. Dan di dalam undangan tersebut yaitu untuk menggelar UNRAS ke beberapa titik bersama DPC kota Surabaya, demi membela Warga Tambak Asri Morokrembangan yang tertindas oleh kelakuan para Mafia tanah,” ujarnya.

Selain itu, tambah Makmun, DPC kota Surabaya membantu pemerintah untuk menyelamatkan Aset Ngtara yang akhir-akhir ini lahan tersebut di klaim milik seseorang.

Sementara, ditempat lain, Andre Efendy Ketua PAC Kedungdung, dari LSM KPK Nusantara yang ikut UNRAS menambahkan, “iya mas, saya selaku pengurus PAC di wilawah Kedungdung Harus mengikuti apa yang diperintahkan oleh pengurus DPC, dan hal itu sudah kewajiban kita untuk berswadaya ke masyarakat,” ungkapnya.

Saat disinggung peserta yang ikut UNRAS, aktifis yang berambut pirang ini menjawab sambil tersenyum, “yang ikut UNRAS ke sSurabaya sedikit mas…!, hanya 5 Mobil. Itu semua dari sampang, ya kalau yang ikut UNRAS ke Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, DPRD kota Dan Propensi, ya Ratusan orang mas,” pungkasnya. (Far)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.